Viral Medsos

Saat Ikatan Dai Aceh Usul Tes Baca Alquran Capres, Gerindra: Tak Etis Lagi Diperdebatkan di Pilpres

Menurut Andre, tes baca Alquran masuk dalam isu agama sehingga tak etis diperdebatkan di Pilpres 2019.

Saat Ikatan Dai Aceh Usul Tes Baca Alquran Capres, Gerindra: Tak Etis Lagi Diperdebatkan di Pilpres
Tribunwow
Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Pilpres 2019. (Tribunwow) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade berterima kasih atas undangan Dewan Ikatan Dai Aceh terkait tes baca Alquran kepada calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Menurut Andre, tes baca Alquran masuk dalam isu agama sehingga tak etis lagi diperdebatkan di Pilpres 2019.

"Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi undangan itu. Tapi saya rasa isu agama tak usah diperpanjang lagi, karena empat kandidat capres-cawapresnya Muslim semua," kata Andre dalam keterangannya, Minggu.

Apalagi, sambung Andre, undangan Dewan Ikatan DAI Aceh mendekati debat capres-cawapres 2019 di mana pada 17 Januari adalah debat capres pertama. 

"Pada 17 Januari nanti menghadapi debat capres 2019 pertama. Masyarakat lebih baik lagi disuguhkan soal program-program yang subtansi, soal ekonomi, soal kebutuhan masyarakat yang saat ini sulit. Itu penting," kata dia.

Kubu Prabowo sepertinya tidak melayani undangan tes Alquran, malah mengusulkan lebih baik agar semua capres-cawapres fokus mensosialisasikan program ekonomi.

"Tanggal 15 kita enggak mungkin datang, karena Pak Prabowo sedang istirahat menyiapkan tim," kata dia menambahkan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldani, terlebih dulu akan membahas dengan tim pemenangan mengenai undangan yang dilayangkan oleh Dewan Ikatan DAI Aceh itu.

Menurut dia, selama ini Prabowo lebih senang datang berkumpul menemui ulama dan kiai untuk mendengarkan tausyiah dan lantunan Alquran

Menurut dia tidak etis apabila wilayah pribadi seperti ibadah disuguhkan ke ruang publik.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved