Sultan Saragih Kecewa Sanggar Budaya Rayantara Batal Tampilkan Tortor di Lapangan Haji Adam Malik 

Dalam surat edaran itu melarang adanya kegiatan yang terpusat. Jika hal ini tetap terjadi, Satpol PP Kota Siantar akan melakukan pembubaran.

Sultan Saragih Kecewa Sanggar Budaya Rayantara Batal Tampilkan Tortor di Lapangan Haji Adam Malik 
Sanggar Budaya Rayantara.
Sanggar Budaya Rayantara. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Perayaan Malam Tahun Baru di beberapa daerah menggelar pertunjukan hiburan dan kembang api yang menarik.

Beda halnya dengan Kota Pematangsiantar. Kota yang berada di peringkat tiga daerah toleransi ini tidak menggelar panggung hiburan atau pun kembang api.

Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor juga mengeluarkan surat edaran agar tidak merayakan pesta pergantian tahun. Bahkan, dalam surat edaran itu melarang adanya kegiatan yang terpusat. Jika hal ini tetap terjadi, Satpol PP Kota Siantar akan melakukan pembubaran.

Kekesalan pun datang dari Sanggar Budaya Rayantara sebagai pelaku kegiatan seni dan budaya. Pengurus Sanggar Budaya Rayantara Sultan Saragih mengungkapkan kegagalan tampil di malam pergantian tahun.

"Kita sangata kecewa dengan surat edaran Walikota. Imbasnya, agenda yang hendak dilaksanakan EO menjalin kerja sama jejaring kreatif kota Siantar, termasuk Sanggar Budaya Rayantara yang menampilkan tor tor simalungun sebagai opening seremoni batal," ujarnya, Senin (31/12/2018).

Sultan mengatakan sebelum beredar surat itu, Sanggar Budaya Rayantara akan tampil di Lapangan Haji Adam Malik Kota Pematangsiantar.

Nikahi Pensiunan Berusia 70 Tahun Demi Uang, Wanita Muda Ini Akhirnya Menyesal

Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Malam Pergantian Tahun, Dilarang Membakar Kembang Api. .

VIDEO: Detik-detik Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Deliserdang pada Penghujung 2018

"Kita memandang Hefriansyah Noor sebagai kepala daerah memiliki mindset yang sempit dalam memberi makna pergantian malam Tahun Baru di tempat keramaian. Banyak opsi untuk merayakan pergantian Malam Tahun Baru 2019, bagi yang tidak suka keramaian dapat melakukan kontemplasi ibadah bersama keluarga, sebagian dapat berkumpul di tempat wisata, bagi remaja kaum muda dapat merayakan dengan band, pelaku budaya memberi sisi pertunjukan tradisi, hingga kolaborasi berbagai atraksi seni," katanya.

Cristiano Ronaldo Kalah Mengilap Dibandingkan Messi di Soal Gol di Tahun 2018

Tupolev Tu-144 Jadi Pesawat Supersonik Sipil Pertama, Kado Tahun Baru Uni Soviet di Tahun 1967

Seperti Kota Yogjakarta, kata Sultan untuk malam pergantian tahun, Pemko Yogyakarta telah menyiapkan 25 titik lokasi pusat hiburan rakyat. Mulai dari alun alun selatan, Keraton, titik nol, Malioboro, Tugu Mangkubumi, Kaliurang, dan lain-lain.

Sergia Ramos jadi Orang Suci di Tahun 2018 karena Tak Miliki Catatan Kartu Merah

Daftar Miliarder Dunia, Harta Bezos Bertambah Paling Banyak dan Mark Zuckerbeg Paling Tergerus

"Boleh saja tidak ada pesta kembang api dan tidak ada perayaan dengan petasan atau kembang api yang meletus, tapi ekspresi komunal warga kota harus diberi ruang sepanjang tidak menyalahi aturan atau melanggar norma. Semua adalah energi positip untuk kebudayaan," ungkapnya.

Detik-detik Jenazah Jamal Khashoggi Dibawa Tim Pembunuh Pakai Kantong Plastik

Keasikan Main Facebok Ibu Muda Lalai Jaga Putrinya yang Berhasil Masuk ke Kamar Mandi dan Tenggelam

Sultan juga menilai Kota Siantar akan jauh dari kota wisata. Karena tidak berpihak pada ekspresi komunitas warga.

Seperti diketahui, Wali Kota Siantar mengeluarkan surat edaran untuk larangan pesta tahun baru dengan berkumpul di satu titik dan melarang adanya kembang api.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved