Dwi Saputra, Pelajar SMK yang Jadi Korban Begal Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Tiga pelaku mendekati korban, satu pelaku menyuruh teman korban pergi, dan dua pelaku lainnya memaksa korban untuk menyerahkan kunci motor dan Hp.

Dwi Saputra, Pelajar SMK yang Jadi Korban Begal Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Sripoku.com/Andi Wijaya
Ayah Dwi Saputra (17), korban begal, ketika melapor ke Polresta Palembang, selasa (1/1). (Sripoku.com/Andi Wijaya) 

Tiga pelaku mendekati korban, satu pelaku menyuruh teman korban pergi, dan dua pelaku lainnya memaksa korban untuk menyerahkan kunci motor dan Hp.

TRIBUN-MEDAN.com - Tragis dialami Dwi Saputra (17), seorang pelajar salah satu SMK di Kota Palembang ini, dirinya sudah menjadi korban begal pada Minggu (30/12) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, dan harus meninggal dunia.

Menurut ayah korban, Marsudi (51) warga Desa Talang Keramat Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, saat kejadian, anaknya bersama dua temannya pulang dari jembatan Ampera dengan mengendarai sepeda  motor Beat BG 6779 JAP, dan motor KLX.

Baca: Liburan ke Jepang, Keluarga Sandra Dewi sekaligus Rayakan Ulang Tahun Pertama Raphael Moeis

Baca: Indro Warkop Bagikan Kabar Bahagia, Putra Almarhum Dono Warkop Lamar Sang Kekasih

Baca: Wanita Harus Tahu, Menyusui Ternyata Bisa Membantu Mengurangi Lingkar Pinggang

Baca: 5 Fakta di Balik Pembunuhan Sepupu Berumur 5 Tahun, Ada Sakit Hati pada Ayah Korban soal Modal Nikah

Baca: Viral, Pria Pukul Mahasiswi yang sedang Salat di Masjid, Terkuak lewat Rekaman CCTV, Ini Faktanya

Baca: Kabar Pernikahannya Sempat Ditutupi, Kini Aura Kasih Bagikan Foto Mesra Liburan di Bali dengan Eryck

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved