Petinggi Partainya Minta Kontrak Proyek, Mahathir Tolak dan Akan Hukum yang Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berkata, dia mempunyai satu keinginan besar pada Tahun Baru ini

Petinggi Partainya Minta Kontrak Proyek, Mahathir Tolak dan Akan Hukum yang Lakukan Korupsi
REUTERS
Kemenangan oposisi Malaysia tidak bisa dilepaskan dari peran Mahathir Mohamad. 

Mahathir merespon kritikan kepada partainya, Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) atas ucapan salah satu wakil presidennya.

Pekan lalu, Abdul Rashid Abdul Rahman menginginkan pemerintah bisa memberikan kontrak kepada pemimpin level grassroots untuk memperkuat keuangan partai.

Mahathir mengakui masih ada kader partainya yang belum terbiasa dengan aturan baru itu, dan menegaskan saat ini Malaysia sedang bertarung dengan korupsi.

Di masa pemerintahan terdahulu, Mahathir menuturkan badan anti-korupsi Malaysia tak mampu mencegah praktik penyuapan di level tinggi.

"Namun, kini kami all out melawannya. Meski penyuapan masih belum sepenuhnya bersih. Namun setidaknya korupsi sudah menurun," terangnya.

Lebih lanjut, Mahathir mengakui isu korupsi juga terjadi di periode pertamanya. Namun dia berkilah praktik itu tak memasuki level tinggi.

" Korupsi itu menggerogoti pejabat tingkat bawah. Sekarang, kami bakal membersihkan mereka," tutur Mahathir kembali.

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved