Diduga Kesetrum, Pria Berusia 40 Tewas Di Persawahan

Saat petugas meluncur ke TKP ditemukan alat menyetrum ikan yang kabelnya langsung berhubungan ke listrik di rumah korban.

Diduga Kesetrum, Pria Berusia 40 Tewas Di Persawahan
TRIBUN MEDAN/HO POLSEK PERCUT
Warga menolong korban yang tewas akibat tersengat listrik, Kamis (3/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Warga Jalan Pembinaan, Dusun III, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang dihebohkan dengan sosok mayat yang sudah mulai membusuk.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya, Andika Pratama (12) beserta Ridho Wicaksono (11) hendak mencari ikan di persawahan.

Namun bukan ikan yang didapatkan, keduanya mencium baik tak sedap.

Keduanya pun mendekati aroma tak sedap tersebut. namun, alangkah mengejutkannya keduanya menemukan sosok pria bertubuh gempal.

Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri mengatakan, benar, warga menemukan sosok mayat yang sudah mulai membusuk di area rawa-rawa atau persawahan kangkung.

Penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Andika Pratama (12) beserta Ridho Wicaksono (11) pada Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Jadi awalnya mereka mengira itu sebuah boneka dan setelah didekati ternyata mayat seorang laki-laki. Kedua saksi tersebut lari dan memanggil masyarakat setempat dan warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Percutseituan," ujarnya.

Saat petugas meluncur ke TKP, sambung Faidil, ditemukan alat menyetrum ikan yang kabelnya langsung berhubungan ke listrik di rumah korban.

"Melihat korban tersetrum, ditemukan kabel yang dialiri dari listrik dari rumah korban dalam keadaan terhubung. Oleh pihak keluarga, memohon agar tidak dilakukan Ver dan outopsi," kata Faidil.

Diketahui korban bernama Syawalluddin (40), warga Jalan Pembinaan Dusun III, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percutseituan.

"Setelah kami mengumpulkan saksi-saksi di TKP, hasil dari masyarakat bahwasanya korban lagi menyetrum ikan di tengah rawa-rawa atau persawahan yang penuh air. Kabel tersebut terhubung langsung dari litrik rumah korban. Dan korban ini sudah sering melakukan perbuatan tersebut, namun sengatan listrik tersebut mengenai tubuh korban hingga korban meninggal dunia," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved