Ruhut Sitompul Menyasar Ferdinand Hutahaean yang Bela Andi Arief: Ketawa Termehek-mehek

Ruhut Sitompul kemudian mengatakan dengan tegas, ia menilai pembelaan yang diberikan Ferdinand untuk Andi Arief tidak wajar.

Ruhut Sitompul Menyasar Ferdinand Hutahaean yang Bela Andi Arief: Ketawa Termehek-mehek
Kolase/Tribunnews.com
Ruhut Sitompul dan Ferdinand Hutahaean. (Kolase/Tribunnews.com) 

Baca: Mengulik 7 Fakta Hubungan Irish Bella dan Ammar Zoni, Kini Sudah Mulai Terbuka ke Publik

Baca: Hovonly Simbolon, Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacar Telah Meninggal, Keluarga Masih Berutang

Baca: Sule Posting Foto Pegang Tangan Perempuan Cantik, Inilah Deretan Foto-foto Naomi nan Rupawan

Baca: Ragam Zodiak yang Akan Dapatkan Keberuntungan dan Kejutan Manis di Tahun 2019, Apakah Kamu Termasuk?

Karena lembaga kepolisian saja juga punya akun media sosial, yang penting dilihat niatnya saja," tutur Ferdinand.

Ruhut Sitompul kemudian mengatakan dengan tegas, ia menilai pembelaan yang diberikan Ferdinand untuk Andi Arief tidak wajar.

"Yang dikatakan Ferdinand, tidak wajar, tegas saya katakan, harus dilanjutkan ke ranah hukum, ada undang-undangnya, kalau memang tidak benar (isu), tidak boleh disebar," ujar Ruhut Sitompul

Ruhut kembali mengimbau agar pihak manapun menghormati KPU dan Bawaslu yang sedang bekerja untuk melancarkan proses pemilu tahun ini.

"Saya mohon, hormati KPU dan Bawaslu yang sedang bekerja untuk menyelenggarakan pesta demokrasi."

"Memang kalau pendukung Prabowo-Sandi temasuk Bang Ferdinand mencari pembenaran itu, aduh aku hanya ketawa termehek-mehek lah, cari pembenaran saja," ungkap Ruhut yang mendapat respon tertawa dari Ferdinand.

Selain Ruhut, cuitan Andi Arief juga ditanggapi oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.

Dalam tayangan Metro TV, menurut Ngabalin, apa yang dilakukan Andi Arief adalah sesuatu yang tidak pantas.

Menurutnya, dalam cuitan Andi Arief terdapat tuduhan menjatuhkan pihak tertentu.

"Iya tapi kan begini, dalam pilihan kata kan kita bisa tahu ada kata mengajak, ada kata menjatuhkan sanksi kepada orang, memberikan tuduhan langsung kepada orang," tutur Ngbalin.

Menurut Ngabalin, ada satu pihak yakni paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang turut diperbincangkan dalam isu surat suara tercoblos tersebut.

"Yang menjadi pusat perbincangan saat ini adalah kertas suara pemilih yang sudah ditusuk nomor urut 01, apa enggak luar biasa itu."

Nagabalin menuturkan apa yang dilakukan penyebar kabar itu, termasuk Andi Arief, adalah pihak yang ingin mencederai demokrasi.

"Apa tidak rusak itu, apa orang tidak bermaksud merusak satu sistem demokrasi yang sedang dibangun. Saya akan melakukan perlawanan, dengan cara apapun saya akan lakukan perlawanan," ujar Ali Ngabalin.

Respon Andi Arief

Sementara itu, setelah diketahui bahwa kabar yang dia sampaikan tersebut tidak benar, Andi Arief kembali menuliskan sebuah kicauan di Twitter.

"Wah tuit kontainer jadi rame. Saya gak ngikuti karena tertidur. Baguslah kalau KPU dan Bawaslu sudah mengecek ke lokasi. Soal beredarnya isu harus cepat menanggulanginya. Gak bisa dibiarkan dengan pasif. Harus cepat diatasi," tulis Andi Arief, Kamis (3/1/2019).

Ia juga membela diri bahwa apa yang dilakukannya bukanlah menyebar isu bohong tapi memberikan informasi kepada KPU.

Andi Arief juga menanggapi pernyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, bahwa apa yang ia lakukan mengimbau KPU agar melakukan cek.

"Saya mengimbau supaya dicek. Karena isu itu sudah dari sore muncul.

Bahkan Ketua KPU sendiri mengakui dia mendapat kabar dari sore.

KPU bergerak setelah himbauan saya," tulis Andi Arief.

Andi Arief juga menuturkan ia siap untuk dilaporkan.

Pembelaan Sejumlah Pihak untuk Andi Arief

Mantan Kepala Staf Umum TNI, Suryo Prabowo turut membela Andi, melalui Twitter miliknya, @marierteman, Kamis (3/1/2019) mengatakan mereka yang menyebut Andi Arief penyebar hoaks dinilai cengeng.

Menurutnya banyak kabar hoaks tersebar namun pelaporannya tidak seperti Andi Arief.

"Ini namanya politik cengeng.

sedikit-sedikit main lapor.

Tapi ada yang sudah banyak sebar hoax dibiarin.

Politik cengeng itu bisa tumbuh pada anak-anak yang masih menyusui," tulis Suryo Prabowo.

Kicuan Suryo Prabowo komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief
Kicuan Suryo Prabowo komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief (Capture Twitter @marierteman)

Komentar juga turut dilayangkan Wakil Sekjen Demokrat, Renanda Bachtar.

Hal itu diungkapkan Renanda melalui Twitter miliknya, @renendabachtar, Kamis (3/1/2019).

Ia menyarankan pihak kepolisian untuk melacak sumber awal berita hoaks tersebut.

"Lacak dan cari siapa yang awalnya sebarkan.

Cari sumbernya!, bukan justru orang spt @AndiArief__ yang minta tolong aparat cek kebenarannya dan jelaskan pada twitnya agar issue ini jangan menjadi fitnah bagi pihak tertentu," tulis Renanda Bachtar.

Kicuan Renanda Bachtar komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief
Kicuan Renanda Bachtar komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief (Twitter @renandabahtar)

Kadiv Keamanan Internal DPP Partai Demokrat, Rudi Kadarisman mengatakan apa yang dikatakan Andi Arief seharusnya menjadi langkah bagi KPU untuk menanggapi desus hoaks.

"Saya melihat Adanya pernyataan Andi Arief, justru langkah cepat tanggap Andi Arief adalah untuk menghindari desa desus dan hoax dengan cara meminta KPU untuk mengecek kebenaran berita tentang kontainer surat suara yang katanya sudah beredar kemana-mana," tulis Rudi Kadarisman melalui Twitter @rudi_kadarisman, Kamis (3/1/2019).

Kicuan Rudi Kadarisman komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief
Kicuan Rudi Kadarisman komentari hoaks surat suara oleh Andi Arief (Twitter @rudi_kadarisman)

 (TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Ferdinand Bela Andi Arief soal Surat Suara Tercoblos, Ruhut Sitompul: Aku Ketawa Termehek-mehek Lah

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved