Viral Medsos

Fadli Zon dan Boni Hargens Bersitegang di TV One, Debat Dihentikan dan Penonton Bersorak

Perdebatan antara keduanya pun berlangsung ketika Fadli mengatakan anggaran untuk alat pendeteksi gempa telah dipotong oleh Pemerintah.

Fadli Zon dan Boni Hargens Bersitegang di TV One, Debat Dihentikan dan Penonton Bersorak
Tribunnews.com
Boni Hargens dan Fadli Zon 

TRIBUN-MEDAN.com-Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon marah saat berdebat dengan Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer dan Boni Hargens.

Hal tersebut tampak di akun Youtube Talkshow tvOne yang dalam acara Menuju Istana Jokowi Atau Prabowo yang diunggah pada Kamis (3/1/19)

Mulanya Fadli Zon yang menjadi narasumber acara tersebut menyampaikan pendapatnya soal penanganan bencana.

Setelah selesai mengutarakan pendapatnya, Immanuel pun diberi kesempatan oleh pembawa acara, Indiarto Priadi untuk menyangkal tanggapan dari Fadli Zon, Rabu (2/1/2019) malam.

Perdebatan antara keduanya pun berlangsung ketika Fadli mengatakan anggaran untuk alat pendeteksi gempa telah dipotong oleh Pemerintah.

Membantah hal itu, Immanuel menganggap Fadli Zon berkata tanpa berdasarkan data.

Immanuel mengaku memiliki data untuk membantah pernyataan Fadli Zon.

"Itu saya bantah, soal pemotongan anggaran itu soal teknis bukan soal subtansi," ujar Immanuel.

"Yang mana yang dipotong, itu anggaran tahun berapa, mana, mana," ujar Immanuel sambil menuding Fadli Zon.

Lantas, Fadli Zon mengutarakan pemotongan Anggaran itu adalah soal subtansi karena termasuk dalam keberpihkan kepada rakyat.

Immanuel lantas meminta kepada Fadli Zon untuk menunjukkan data.

Fadli Zon pun membacakan sebuah data.

"Saya tunjukkan kebutuhan anggaran tahun 2019 Basarnas mencapai 4,957 triliun, namun pemerintah telah memotongnya 50 persen hingga menjadi 1,98 triliun, ini data terbaru," ujar Fadli.

Lalu Immanuel menyebut Fadli Zon sebagai orang yang menebar hoaks.

"Jangan jebakan hoaks, kebiasaan Anda adalah menyampaikan kabar hoaks, itu adalah kebiasaan Anda," ujar Immanuel sembari menunjuk-nujuk Fadli Zon.

Ketika keluar perkataan tersebut, Indiarto pun langsung memotong perkataan Immanuel.

"Tidak menyerang pribadi, tidak menyerang pribadi," kata Indiarto sembari mengangkat tanggannya seraya menghentikan percakapan.

Namun, perkataan pembawa acara TV One tersebut tidak dihiraukan oleh relawan Jokowi Mania yang masih sibuk menyebut Fadli Zon sebagai penyebar berita bohong.

"Bung Fadli, Anda terbiasa menyebarkan berita bohong, salah," ujar Immanuel.

"Tidak menyerang pribadi," kata Indiarto kembali.

Merasa dirinya tak dihiraukan, Indiarto mendekati Immanuel dan memegangi pundaknya untuk menghentikan perkataanya.

"Anda adalah Raja Bohong," kata Immanuel lagi.

"Tidak boleh menyerang pribadi, Bung Nuel cukup," kata Indiarto sembari memegangi pundak Immanuel.

Fadli pun sedari tadi turut meramaikan debat dengan mengklaim apa yang telah dikatakannya telah sesuai dengan data.

"Mana data Anda (Immanuel), ini dibicarakan di DPR," ujar Fadli.

"Anda nggak boleh bohong," sanggah Imanuel.

"Siap Bung Nuel nggak boleh menyerang pribadi. Coba Bung Boni," kata Indiarto mengalihkan ke narasumber lain.

"Cukup cukup, Bung Boni silahkan," tambahnya.

Fadli Zon lantas menyahut bahwa petahan tidak punya data.

Lantas Boni Hargens selaku timses Jokowi lantas menyebut Fadli penuh kebohongan karena beberapa pernyataannya selama ini.

Boni Hargens lantas meminta agar diskusi ini dihadirkan sebuah data yang obyektif.

"Pak Fadli ini memulai dengan keyakinan, datanya rapuh kesimpulannya begitu kuat tapi datanya rapuh," ujar Boni.

Lantas Fadli Zon mengatakn bahwa data yang ia bawa merupakan data yang dibicarakan di rapat DPR.

"Saya menolak di DPR ini ada datanya," ujarnya.

Fadli Zon lantas meminta data dari petahana.

Lantas pembawa acara berusaha menengahi.

"Memang bang Immanuel dan Boni Hargens tidak tahu," ujarnya.

Fadli Zon lantas mengakhiri.

"Lebih baik, mereka bersiap-siap untuk debat membawa data," ujarnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Fadli Zon Marah Lantaran Boni Hargens Tak Bawa Data, Debat Dihentikan dan Penonton Bersorak

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved