Bantu Kas Simalungun, Kelompok Tani Segera Kelola Aset Lahan 200 Hektare

pengosongan aset lahan 200 hektare eks PT Goodyear yang berada di Kecamatan Tapian Dolok belum sepenuhnya dituruti.

Bantu Kas Simalungun, Kelompok Tani Segera Kelola Aset Lahan 200 Hektare
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Rapat Kelompok Tani Makmur Jaya tentang pengosongan lahan 200 hektare milik Pemkab Simalungun di Kecamatan Tapian Dolok, Minggu (6/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Surat keputusan dari Bupati Simalungun tentang pengosongan aset lahan 200 hektare eks PT Goodyear yang berada di Kecamatan Tapian Dolok belum sepenuhnya dituruti. 

Aset lahan yang selama lebih dari 14 tahun dikelola tanpa izin ini masih ditanami. 

Padahal, Pemkab Simalungun telah memberi mandat kepada Kelompok Tani Makmur Jaya agar mengelolah lahan itu. 

Karena, selama ini lahan itu tidak memberikan retribusi ke Pemkab Simalungun.

Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya Irma Sihombing mengungkapkan masih ada 28 hektare tanah yang belum mengikuti surat keputusan pemerintah. Namun, ia memberikan keringanan dengan menunggu panen.

Irma mengatakan lahan itu akan digunakan 160 anggota kelompok tani.

Bahkan, Irma mengatakan tidak lagi memberi keringanan kepada kelompok atau perorangan yang menyerobot tanah dengan menanam di lahan tersebut.

"Kemarin sempat ada yang datang mengantarkan uang ke saya untuk dapat melanjutkan menanam di situ. Saya tolak. Saya sudah bilang. Semua harus dikosongkan,"ujarnya, Minggu (6/1/2018).

Lahan yang akan ditanami ubi kayu ini akan mulai dikelola oleh kelompok tani mulai bulan Februari.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved