Temui Orang Tua 12 Atlet PPLP yang Dipecat, Begini Penjelasan Lengkap Kadispora Sumut

12 atlet tersebut berasal dari tiga cabor yakni Sepakbola, Pencaksilat dan Judo. Dimana sepakbola menyumbang 4 atlet, silat 7 atlet dan 1 pejudo.

Temui Orang Tua 12 Atlet PPLP yang Dipecat, Begini Penjelasan Lengkap Kadispora Sumut
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kadispora Sumut Baharuddin Siagian menemui para orang tua 12 atlet PPLP yang anaknhya dicoret sebagai atlet, di Kantor Dispora Sumut, Jl Williem Iskandar, Medan, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dispora Sumut melakukan pencoretan kepada 12 atlet binaannya di Pusat Pendidikan dan latihan Pelajar (PPLP).

Langkah ini diambil, dari hasil evaluasi Dispora bersama konsultan PPLP dan UPT PPLP hingga akhirnya keduabelasnya harus dipecat.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan, 12 atlet tersebut berasal dari tiga cabor yakni Sepakbola, Pencaksilat dan Judo. Dimana sepakbola menyumbang 4 atlet, silat 7 atlet dan 1 pejudo.

Atlet sepakbola di antaranya Wahyu Darma, M Agung Pradana, Adek Ramadhan, dan Dimas Fipaldi Atmaja. Pencak silat yaitu Hardiyanto, Adam Sukri Lubis, Muhammad Suep, RafanySevila Siregar, Dea Khairani Syahfitri, Adinda Nofitri, dan Ega Akia Fadila Ginting Dan Hidayat Nasution (Judo).

Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian mengungkapkan alasan utama para atlet tersebut dicoret akibat tidak mampu menunjukkan peningkatan prestasi selama dibina di PPLP.

“Untuk atlet kita lakukan punishment karena sejak awal dia PPLP sampai sekarang tidak ada peningkatan prestasi. Berdasarkan hasil evaluasi Dispora dengan konsultan dan UPT PPLP perlu pembenahan di sejumlah cabang olahraga," ungkapnya, Senin (7/1/2019) di Kantor Dispora Sumut, Jl. Wiliem Iskandar, Medan.

Meski diakui pria yang akrab disapa Bahar ini penceretan membuat sebagian pihat tidak senang terutama para orang tua.

"Bahkan di tahun lalu Kemenpora memerintahkan untuk memecat 3 pelatih sepakbola dan 3 atlet pencak silat. Kalau ada yang keberatan tentu ada, tapi kita punya data. Selama mereka kita bina tidak ada peningkatan prestasi dan tidak ada progresnya,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa penilaian para atlet juga dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari kejuaraan yang diikuti 12 atlet mulai dari ajang Kejurnas, Popda Sumut, dan Popwil Sumatera selama kurun waktu 2018.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved