Survei LSI: Golkar dan Gerindra Berebut Posisi 'Runner-Up' Pileg 2019

Selama empat kali pemilu pasca reformasi, Golkar selalu menjadi juara pertama atau kedua.

Survei LSI: Golkar dan Gerindra Berebut Posisi 'Runner-Up' Pileg 2019
Ist
Partai Golkar dan Partai Gerindra berebut posisi pemenang kedua Pemilu Legislatif 2019. 

Survei LSI ini dilakukan dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebesar 1200 orang. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Sementara margin of error survei plus minus 2,9 persen.

 Ada juga selisih yang tidak terlalu besar bulan September. 

Buat Golkar ini jadi sejarah kurang bagus karena untuk pertama kalinya Golkar terlempar dari posisi nomor 1 dan 2.

Pada bulan Agustus 2018, elektabilitas PDI-P 24,8 persen. Angka itu naik pada September sebesar 25,6 persen dan Oktober 28,5 persen.

Pada bulan November, elektabilitas partai berlambang banteng turun ke angka 25,4 persen. Namun, pada Bulan Desember angkanya kembali naik menjadi 27,7 persen.

"Dengan hasil lima kali survei ini, kami bisa mengatakan bahwa PDI-P potensial juara pileg 2019 yang akan datang," kata Ardian saat merilis hasil surveinya di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Ardian mengatakan, prediksi PDI-P akan memenangi pemilu 2019 juga bisa dilihat dari elektabilitas pesaingnya. Sejauh ini, berdasarkan survei LSI, partai yang berada di posisi kedua adalah Partai Gerindra.

Namun, suara partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu juga masih jauh dari PDI-P.

Dari lima kali survei LSI, Gerindra mendapat 13,1 persen (Agustus), 11,5 persen (September), 11,3 persen (Oktober), 14,2 persen (November), dan 12,9 persen (Desember).

"Sekarang selesih dengan Gerindra 14 persen. Dan selisih ini stabil. Berdasarkan hal ini, kita bisa melihat PDI-P potensial menjadi juara pileg," kata Ardian.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved