BPJS Kesehatan Pastikan Tak Ada Pemutusan Kerjasama dengan Rumah Sakit di Siantar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memutus kerja sama dengan 65 rumah sakit swasta

BPJS Kesehatan Pastikan Tak Ada Pemutusan Kerjasama dengan Rumah Sakit di Siantar
Istimewa
BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memutus kerja sama dengan 65 rumah sakit swasta di Indonesia. 

Pemutusan kerja sama ini berlaku mulai 1 Januari 2019.

Pemutusan kerja sama ini karena banyak rumah sakit yang belum mendapatkan surat akreditasi dan kelayakan.

Kepala BPJS Kota Pematangsiantar Windharlan Siallagan mengatakan seluruh rumah sakit di Kota Siantar menerima peserta BPJS. Ia menilai seluruh rumah sakit di Klta Siantar sudah ter-akreditasi.

"Di Siantar gak ada pemutusan kerja sama yang terkait dengan akreditasi. Rumah Sakit yang kerja sama dengan BPJS Kesehatan semuanya terakreditasi," katanya, Rabu (9/1/2019).

Kepala Komunikasi Publik BPJS Kota Siantar Darius Samosir menjelaskan ada 12 rumah sakit di Kota Siantar yang bekerja sama dengan BPJS. 

Ia memastikan seluruh rumah sakit di Kota Siantar masih menerima peserta BPJS.

"Persyaratan itu tentu akreditasi. Jadi RS Siantar sudah tereakreditasi. ada beberapa yang sedang mengurus. Kalau langsung kita putus gimana peserta. Masih kita perpanjanglah,"ujarnya.

Humas RS Horas Insani Ferry Sihombing mengaku masih menunggu akreditasi bintang lima atau paripurna dari pusat. Rumah Sakit Horas Insani yang menyandang Tipe C ini segera habis masa kontrak dengan BPJS di Bulan Februari 2019.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved