Dihadapan Hakim, Zoelkarnain Disebut Target Operasi Polisi

Dua kurir sabu jaringan Aceh-Medan ini hanya bisa pasrah saat diadili di ruang Cakra 5, Pengadilan Negeri (PN) Medan

Dihadapan Hakim, Zoelkarnain Disebut Target Operasi Polisi
Tribun Medan/Alija Magribi
Zoelkarnain dan Prana Citra diadili terkait Narkotika Jenis Sabu Seberat 10 Kg di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua kurir sabu jaringan Aceh-Medan ini hanya bisa pasrah saat diadili di ruang Cakra 5, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (9/1/2019) sore. 

Amatan Tribun Medan, Keduanya hanya bisa terdiam mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Saksi Kepolisian yang memberikan keterangan.

Kedua kurir yang diadili itu adalah Zoelkarnain (51) warga Jalan Kongsi Gg. Leman Harahap Kompleks Pesantren, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang dan Prana Citra (41) warga Jalan Gorila Gg. Pasundan No.17, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lamria Sianturi di hadapan Ketua Majelis Hakim, Richard Silalahi menyebutkan, penangkapan kedua terdakwa berawal dari informasi yang didapat petugas kepolisian Polrestabes Medan tentang sepak terjang salah salah satu terdakwa yakni Zoelkarnain sebagai pengedar sabu.

Menindak lanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Zoelkarnain di Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun pada 20 Agustus 2018.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam HP Zoelkarnain ditemukan ada SMS bahwasanya dia baru menerima pasokan narkotika jenis sabu seberat 10 kg. 

Di dalam SMS itu diketahui juga bahwasanya 5 kg sabu telah diserahkan ke pemesannya.

"Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan menangkap terdakwa Prana Citra di rumahnya bersama barang bukti sabu seberat 5 kg," ungkap JPU Lamria.

Masih dalam dakwaannya, JPU Lamria menyebutkan, sabu seberat 10 kg itu sebelumnya diperoleh kedua terdakwa dari seorang laki-laki yang bernama Iwan (DPO) atas suruhan Usman (DPO) di Jalan Halat simpang Jalan Bhakti Medan pada 19 Agustus 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved