Kasus Suap Meikarta

MEIKARTA Terkini -Temuan KPK Terbaru Kasus Meikarta hingga Terkuak Biaya Anggota DPRD ke Luar Negeri

Pengusutan kasus suap proyek Meikarta terbaru. KPK mengungkap anggota DPRD jalan-jalan ke luar negeri.

MEIKARTA Terkini -Temuan KPK Terbaru Kasus Meikarta hingga Terkuak Biaya Anggota DPRD ke Luar Negeri
Kompas.com
MEIKARTA Terkini -Temuan KPK Terbaru Kasus Meikarta hingga Terkuak Biaya Anggota DPRD ke Luar Negeri 

TRIBUN-MEDAN.COM - MEIKARTA Terkini -Temuan KPK Terbaru Kasus Meikarta hingga Terkuak Biaya Anggota DPRD ke Luar Negeri  

Pengusutan kasus suap proyek Meikarta terbaru. KPK mengungkap anggota DPRD jalan-jalan ke luar negeri. Dari mana uangnya?

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan pembiayaan wisata luar negeri untuk sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi beserta keluarga mereka.

Baca: Nasib Ahmad Dhani Dicekal ke Luar Negeri, Terkuak Rencana ke Yerusalem dan Diajak Dul Jaelani Umrah

Baca: Kabar Terbaru Sule - Pelawak Sule akan Menikah, Foto Mantan Istri Masih Tersimpan,Diungkap Ria Ricis

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dugaan tersebut muncul dalam penyidikan kasus dugaan suap pada proses perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Sedang terus kami dalami keterkaitan antara pembiayaan beberapa anggota DPRD Bekasi dan keluarga untuk liburan ke luar negeri dengan kepentingan membahas revisi aturan tata ruang di Kabupaten Bekasi," ujar Febri dalam keterangan tertulis, Selasa (8/1/2019).

Baca: Reaksi Deddy Corbuzier Menohok, Respons Gak Disangka Usai Vanessa Angel Minta Maaf pada Publik

Baca: Kisah Lasmi Indaryani Bongkar Mafia Sepak Bola, Rugi 1,3 M Trauma dan Gugup Diperiksa Komdis PSSI

Selain itu, dalam kasus Meikarta ini, KPK juga menerima pengembalian uang yang dilakukan oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Sejauh ini, penyerahan uang yang diterima KPK sekitar Rp 100 juta.

"Karena itu, para saksi semestinya bicara terus terang saja dan jika pernah menerima sesuatu baik uang atau fasilitas agar segera mengembalikan pada KPK," ujar Febri.

KPK sebelumnya menemukan indikasi perizinan proyek Meikarta sudah bermasalah sejak awal. Salah satu indikasinya, lokasi peruntukan proyek saat ini yang tidak memungkinkan untuk membangun seluruh proyek seluas 500 hektar tersebut.

Febri mengatakan, apabila situasi itu dipaksakan, akan melanggar aturan tata ruang. Oleh karena itu, dia mendorong adanya dugaan pihak-pihak tertentu berupaya melakukan pendekatan dan mendorong perubahan aturan tata ruang tersebut.

Baca: Reaksi Deddy Corbuzier Menohok, Respons Gak Disangka Usai Vanessa Angel Minta Maaf pada Publik

"Kami dalami bagaimana proses pembahasan rencana detil tata ruang, siapa yang berkepentingan untuk mengubah tata ruang dan juga dugaan aliran dana pada sejumlah anggota DPRD Bekasi," kata Febri.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved