Pengprov Anggar Sumut Targetkan Minimal Dua Perunggu pada PON Papua 2020

Ketua Pengprov IKASI Sumut Brilian Mochtar mengaku optimistis bisa mencapai target minimal tersebut.

Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN MEDAN/HO
Kontingen IKASI Sumut saat mengikuti PON ke-19 di Jawa barat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Sumatera Utara (Pengprov IKASI Sumut) menargetkan untuk bisa menyumbangkan minimal dua Medali perunggu bagi Sumut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua tahun depan.

Ketua Pengprov IKASI Sumut Brilian Mochtar mengaku optimistis bisa mencapai target minimal tersebut.

Hal ini mengingat pada PON ke-XIX tahun 2016 lalu di Jawa Barat, delegasi anggar Sumut juga menyumbangkan dua medali perunggu bagi Sumut melalui nomor degen perseorangan Putri dan nomor degen beregu Putri.

"Jadi (target) kita tetap mempertahankan minimum dua medali perunggu lah seperti prestasi dulu (PON 2016)," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (15/1/2019).

Lebih lanjut, Brilian juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan kontingen anggar Sumut akan mampu memberikan prestasi yang lebih baik nantinya. Selain di nomor Degen perorangan dan beregu yang jadi andalan, pihaknya juga akan berusaha meraih medali dari nomor lainnya yang dipertandingkan.

Karena itu pihaknya pun sudah mulai mempersiapkan sejumlah atlet dari sekarang yang diberikan pelatihan intensif dan berencana membawa para atlet untuk ikut training camp ke RRC.

''Untuk menghadapi PON ini, kita punya rencana kemarin dalam Musyawarah daerah (Musda) bagaimana atlet ini supaya bisa mendapat perhatian khusus sebelum menghadapi PON. Kalau dulu saya kirim ke Malaysia," terangnya.

Sementara itu, diwawancara terpisah, Pelatih Kepala Pengprov IKASI Sumut, M. Dermawan Siagian mengatakan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan atlet untuk mengikuti kualifikasi pra PON pada bulan Juli mendatang.

Kata Darmawan, IKASI Sumut tengah menggembleng 12 orang atlet prioritas secara intensif. Namun, sambung Darmawan, kemungkinan nantinya atlet IKASI Sumut yang dikirimkan untuk mengikuti Kejurnas Pra-Pon masih dapat bertambah. Semua itu tergantung dari dana bantuan yang diterima dari KONI Sumut.

"Untuk 2019 Kejurnas pra-PON di bulan 7 di Jakarta. Kejurnas inilah yang untuk dapat tiket ke PON 2020. Kualifikasi ini untuk menentukan kuota atlet anggar untuk mengikuti PON 2020. Atlet dari anak binaan KONI Sumut ada empat orang. Atlet binaan Pengprov IKASI Sumut delapan orang yang saat ini dibina intensif," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Darmawan, para atlet saat ini juga sudah mulai kembali berlatih meski belum ada peningkatan porsi latihan. Latihan tersebut, sambungnya, dilakukan secara rutin dari hari Senin sampai Jumat.

"Latihan pelatda berjalan lah saat ini. Kami masih dalam persiapan latihan fisik dan teknik. Mayoritasnya fisik dulu. Fisik kadang latihan lari, latihan kebugaran. Ya teknik latihan dasar-dasar anggar, sparing. Jadi 60% fisik 40% teknik," tandasnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved