Rumah Sakit Jiwa Ini Siap Tampung Caleg Gagal, Fasilitasnya Komplit

Hampir di sekujur sudut kota Medan saat ini, banyak terpajang spanduk, baliho, dan pamflet bergambar foto para calon

Tribun Medan / Dohu Lase
Suasana di ruang rawat RSJ Mahoni, Selasa (15/1/2019) sore. Tampak ada dua penderita gangguan kejiwaan yang duduk melamun di kursi, dan ada pula yang berjalan ke sana-ke mari tanpa arah tujuan yang jelas. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hampir di sekujur sudut kota Medan saat ini, banyak terpajang spanduk, baliho, dan pamflet bergambar foto para calon anggota legislatif (caleg). 

Dapat dipastikan, tidak semua caleg itu menang. Pasti lebih banyak yang kalah.

Tak tertutup kemungkinan, ada dari antara para caleg yang kalah menjadi jatuh sakit karena depresi dan stres berat. 

Bahkan, terserang gangguan kejiwaan.

Guna mengantisipasi hal itu, sejumlah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di kota Medan melakukan persiapan. RSJ Mahoni salah satunya.

RSJ swasta yang berdiri sejak tahun 1970 ini telah mempersiapkan ruang rawat khusus bagi para caleg kalah yang mengalami gangguan kejiwaan. 

Manajemen rumah sakit ini menjamin kerahasiaan identitas caleg-caleg yang bakal menjadi pasien mereka.

Manajemen RSJ Mahoni mengaku, menerima dua pasien caleg beberapa saat usai penghitungan cepat suara pada Pileg 2014

"Untuk kamar kelas VIP, ada empat kamar. Sementara, untuk kelas satu, ada enam kamar. Ruang rawar selebihnya adalah bangsal. Kita persiapkan ruang itu, karena berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, caleg sakit gangguan kejiwaan penginnya tidur sendirian. Enggak mau gabung dengan pasien lain," ungkap Ketua Yayasan RSJ Mahoni, Alvin Syahrial SE, Selasa (15/1/2019).

Berbeda dengan RSJ Mahoni, manajemen RSJ Prof Dr M Ildrem mengaku tidak melakukan persiapan yang khusus. 

Namun, mereka menjamin siap menampung kedatangan para caleg kalah yang sakit gangguan kejiwaan kapanpun.

"Prinsipnya, siapapun yang datang pasti kita terima. Namun, perlu diingat, RSJ Prof Dr M Ildrem adalah rumah sakit tipe A. Kita hanya melayani pasien BPJS Kesehatan yang rujukan atau pasien umum," ujar dr Sabrina br Tarigan MARS, Wakil Direktur RSJ Prof Dr Ildrem, Selasa (15/1/2019).

Dikatakan Sabrina, RSJ M Ildrem memiliki 450 ranjang rawat inap, dan saat ini ranjang yang terisi pasien baru berjumlah sekitar 300.

"Kendati demikian, kita tidak berharap ada caleg yang jadi korban," pungkas Sabrina. 

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved