Abang Adik Siswa SMP Al-Azhar Medan Ini Juara Turnamen Taekwondo, Bercita-cita jadi Dokter

Raja dan Ardansyah bercerita, awalnya menekuni bela diri taekwondo pada tahun 2012 lalu karena didorong oleh ayah mereka.

Abang Adik Siswa SMP Al-Azhar Medan Ini Juara Turnamen Taekwondo, Bercita-cita jadi Dokter
Tribun Medan/Dohu Lase
Dua siswa SMP Al-Azhar Medan, M Ardansyah Siregar (kiri) dan Raja Hasnul Siregar (kanan) menunjukkan medali dan piagam penghargaan yang mereka peroleh dari turnamen taekwondo yang digelar Pengurus Besar Taekwondo Indonesia di Binjai, Sumatera Utara, bulan Desember 2018 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua murid SMP Al-Azhar Medan, Raja Hasnul Siregar (12) dan M Ardansyah Siregar (13), berhasil menyabet medali juara pada turnamen taekwondo yang digelar Pengurus Besar Taekwondo Indonesia di Binjai, Sumatera Utara, pada Desember 2018 lalu.

Raja meraih Juara 1 pada kelas Under-61. Sementara, Ardansyah meraih Juara 2 pada kelas Under-45.

Dua bersaudara, buah hati pasangan Arif Indra Siregar STP MM dan Ike Putri Mardiyanti SE, ini mengaku bangga bisa mewakili sekolahnya berlaga pada turnamen level nasional itu.

"Bangga lah. Enggak sia-sia capek saat latihan. Ternyata bisa capai juara," ucap Raja.

Raja dan Ardansyah bercerita, awalnya menekuni bela diri taekwondo pada tahun 2012 lalu karena didorong oleh ayah mereka. Kala itu, Raja masih kelas 1 SD, sedangkan Ardansyah kelas 2 SD.

Setelah melakoni beberapa kali latihan di sebuah perguruan taekwondo dekat rumah mereka, Raja dan Ardansyah langsung suka dan memutuskan untuk serius menekuni taekwondo.

Terlebih lagi setelah mendapat informasi bahwa sertifikatnya bisa dipergunakan untuk melamar menjadi siswa/mahasiswa di sekolah/perguruan tinggi favorit.

"Guru-guru di sini jug sudah beritahu, kalau sertifikat olahraga bisa digunakan untuk melamar masuk SMA unggulan. Jadinya kami tambah semangat lah untuk bisa meraih prestasi di bidang taekwondo ini," ucap Ardansyah.

Saat ini, Raja dan Ardansyah menyandang sabuk merah. Saat ditanya cita-cita, Raja dan Ardansyah kompak menjawab ingin jadi dokter.

"Aku mau jadi dokter sesialis penyakit dalam," kata Raja.

"Kalau aku, spesialis anak," timpal Ardansyah.

Mereka juga berharap bisa mencapai sabuk tertinggi, yakni sabuk hitam seperti idola mereka Ahmad Abughaush, atlet taekwondo asal Yordania yang memenangkan medali emas pada Olimpiade 2016 silam.

"Idola kami Ahmad Abughaush. Kemampuannya luar biasa. Kalau kami bisa seperti dia, kami tak hanya bisa lindungi diri sendiri, tetapi juga orang-orang yang kami sayangi," pungkas Ardansyah.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved