'Semakin Banyak Orang Turun Tangan Langsung, Indonesia Akan Lebih Baik Ke Depan'

"Tujuan kita mengajak semua orang terlibat melunasi janji kemerdekaan. Kita melihat Indonesia sudah merdeka,"

'Semakin Banyak Orang Turun Tangan Langsung, Indonesia Akan Lebih Baik Ke Depan'
TRIBUN MEDAN/HO
Potret Turun Tangan Medan saat turun dan berbagi dengan masyarakat beberapa waktu lalu. (Tribun-Medan / HO 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Republik Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945 dari penjajahan kolonial, mulai dari bangsa Portugis, Belanda hingga Jepang. 

Kemerdekaan selama 73 Tahun tidak menjadikan masyarakat Indonesia makmur seutuhnya. 

Banyak hal-hal dari negara maritim ini yang masih kurang, baik secara pendidikan, sosial dan politik. Untuk itu, sudah seharusnya rakyat Indonesia turun tangan memperbaiki seperti Komunitas Turun Tangan Medan (TTM).

"Tujuan kita mengajak semua orang terlibat melunasi janji kemerdekaan. Kita melihat Indonesia sudah merdeka, tetapi belum merdeka dari hak-haknya.Turun tangan langsung menengahi masalah di sekitarnya sekecil apapun. Mengajak orang baik, karena semakin banyak orang baik, turun tangan langsung, indonesia akan lebih baik kedepan, terutama Kota Medan," ungkap Koordinator Turun Tangan Medan Doni Swandana, Rabu malam (16/1/2019).

Turun Tangan Medan didirikan pada 12 Januari 2014 oleh Anies Baswedan sebagai gerakan nol rupiah. Saat ini, TTM telah berdiri di 45 dari Aceh sampai Tanah Laut. 

TTM bergerak di bidang sosial pendidikan dan lingkungan serta politik yang turun ke masyarakat.

"Gerakan pendidikan kita namanya Merajut Pendidikan. Sebelumnya, Turun Tangan Mengajar. Kita mengajarkan pendidikan karakter kepada anak, keterampilan tangan, bagaimana berprilaku baik kepada orang lain dan memberikan sumbangsih kepada sekolah baik dalam uang dan barang," jelas laki-laki asal Sipispis ini.

Dalam dunia lingkungan, kita ada ECO TTM atau Environment Care of Turun Tangan. Mereka cukup lama berkonsentrasi di Kampung Aur selama satu tahun. 

Di sana diajarkan bagaimana cara memilah dan memilih sampah yang ditempatkan di bank sampah di Aur. TTM juga merevitalisasi rumah baca dan mendapatkan bantuan dari Kick Andy Foundation.

Halaman
12
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved