Pemain Orang Kaya Baru Ajak Pecinta Film di Medan Nonton Special Screening
Medan menjadi kota pertama yang dapat menyaksikan film karya Joko Anwar tersebut hari ini, seminggu lebih cepat dari jadwal penayangan.
Penulis: Ayu Prasandi |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Tiga pemain film Orang Kaya Baru (OKB) yaitu Raline Shah, Refal Hady dan Fatih Unru hadir langsung mengajak para pecinta film di Kota Medan untuk menyaksikan special screening film OKB.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan promosi bagi mereka yang telah lama menantikan film yang akan tayang perdana pada tanggal 24 Januari mendatang.
Medan menjadi kota pertama yang dapat menyaksikan film karya Joko Anwar tersebut hari ini, seminggu lebih cepat dari jadwal penayangannya di bioskop.
"Film ini ditujukan kepada semua orang, saya rasa film ini lebih kepada filosofi hidup yaitu tentang kebersamaan sebuah keluarga. Harta memang bisa merubah kondisi tapi jika tidak digunakan dengan baik malah bisa merusak hidup,” ujar Raline.
Ia menjelaskan, premjs yang disajikan dalam film Orang Kaya Baru sangat menarik dan merefleksikan fenomena sosial yang ada di sekitar masyarakat.
"Proses pembuatan skenario film Orang Kaya Baru ini ditulis Joko berdasarkan cerita masa kecilnya yang berandai-andai apabila ia memiliki ayah yang super kaya," jelasnya.
Refal Hady menuturkan, akan ada banyak pesan sosial dalam kehidupan keluarga dan masyarakat bagi penonton yang menyaksikan film tersebut.
" Film Orang Kaya Baru mengisahkan tentang keluarga sederhana yang terdiri dari Bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah) dan Dodi (Fatih Unru)," tuturnya.
Ia menjelaskan, mereka hidup pas-pasan dan apa adanya, tetapi ditengah keterbatasan mereka tetap kompak, selalu makan bersama.
"Tiap karakter memiliki keunikan, seperti Bapak yang selalu fun walau tidak ada uang. Ibu yang selalu masak dan antar jemput Dody menggunakan sepeda motor lama. Kemudian Tika yang pulang pergi kuliah naik metromini," jelasnya.
Ia mengatakan, rutinitas mereka menjadi penuh warna warni walau bukan orang kaya. Suatu saat bapak meninggal dunia dan ternyata menyimpan rahasia bahwa ia memiliki harta yang sangat banyak.
"Warisan tersebut diberikan kepada istri dan anak-anaknya. Mereka menjadi Orang Kaya Baru yang bisa membeli apa saja yang mereka inginkan, mulai dari rumah baru, baju baru, sepatu baru, hingga mobil baru meskipun sebenarnya tidak ada yang bisa menyetir mobil. Tapi justru masalah datang saat mereka tajir," katanya.
(pra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/raline-shah-refal-hady-dan-fatih-unru.jpg)