Pasien Marah Lalu Tampar Dokter Gara-gara Gak Mau Berikan Surat Sakit

Dokter enggan berikan surat sakit, karena sakitnya dianggap ringan, pasien marah lalu tampar dokter.

Pasien Marah Lalu Tampar Dokter Gara-gara Gak Mau Berikan Surat Sakit
electives / daily breeze
Ilustrasi 

Setelah diserang tanpa alasan, dokter mengajukan laporan polisi pada pukul 1.17 pagi.

Channel News Asia melaporkan bahwa pria itu kemudian ditangkap oleh polisi Penang, sekitar satu jam setelahnya, pukul 02.20 dinihari.

Pada pemeriksaan awal, Komandan Polisi Che Zaimani Che Awang mengungkapkan bahwa pria itu pernah memiliki catatan kepolisian.

Yakni tindak pencurian dan pelanggaran terkait narkoba.

"Tes urin tlah dilakukan, dan dinyatakan positif meth," ucapnya.

Nah, untuk tindakannya menampar, pria itu dikenai pasal 322 dan 323 KUHP yang dijatuhi hukuman maksimal satu tahun penjara dan atau denda RM2.000 (Rp 6.9 juta).

Selain itu, dokter juga menuntut suami dalam proses hukum perdata atas kerusakan yang terjadi.

Itu bahkan tidak termasuk dakwaan potensial oleh polisi karena dites positif menggunakan narkoba.

(cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved