Polres Binjai Amankan 10 Warga Nambiki Kecamatan Selesai Buntut Ricuh Okupasi Lahan PTPN II-PT LNK

Warga bersikeras tidak mau bubar sebelum eskavator dibawa pergi keluar areal. Alhasil adu mulut, berujung ricuh kontak fisik

Polres Binjai Amankan 10 Warga Nambiki Kecamatan Selesai Buntut Ricuh Okupasi Lahan PTPN II-PT LNK
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Warga diamankan petugas kepolisian karena menolak dilakukannya okupasi lahan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Sejak pukul 10.00 WIB, Masyarakat Desa Nambiki Kecamatan Selesai lebih kurang 100 orang datang ke lokasi perkebunan unjuk rasa dan melakukan perlawanan.

Perlawanan merupakan bentuk protes ke pihak PTPN II-PT LNK melakukan Pembersihan / Okupasi Lahan, Senin (21/1/2019).

Pukul 10.15 WIB satu unit eskavator atau beko PT  LNK masuk ke areal kebun untuk pembersihan areal HGU PTPN II/ PT  LNK Padang Brahrang di Dusun IV Idaman Hati Desa Nambiki Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat.

Warga bersikeras tidak mau bubar sebelum eskavator dibawa pergi keluar areal. Alhasil adu mulut, berujung ricuh kontak fisik. Massa baru bubar setelah sejumlah orang diamankan.

Kasubbag Humas Iptu Siswanto Ginting menjelaskan, atas kejadian ini personil Reskrim Polres Binjai melakukan tindak penangkapan terhadap beberapa warga yang frontal melakukan perlawanan. Mereka yang ditangkap karena menghalangi kegiatan okupasi pembersihan lahan di arel HGU PT LNK.

Isak Tangis dan Jeritan Kaum Ibu Warnai Okupasi Lahan Perkebunan Kelapa Sawit PT LNK

BREAKING NEWS: Warga Selesai Tolak Okupasi Kebun Sawit PT LNK, Petugas Amankan Orator Aksi

AL-MOHTASEB, Pria Palestina Tolak Jual Rumahnya pada Israel meski Ditawar Rp 1,4 Triliun

Pembebasan Abu Bakar Baasyir Dinilai Tak Berlandaskan Hukum, Ini Solusinya!

Usai Gocek Pemain Sampai Terpeleset dan Cetak Gol,Ousmane Dembele Terkilir dan Harus Absen Dua Pekan

 

Ratusan warga menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK, PTPN II di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Anak sekolah hingga orang tua turun ke lapangan hendak menghadang rencana okupasi, Senin (21/1/2019).
Ratusan warga menolak dilakukannya okupasi lahan perkebunan sawit PT LNK, PTPN II di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Anak sekolah hingga orang tua turun ke lapangan hendak menghadang rencana okupasi, Senin (21/1/2019). (Tribun Medan / Dedy Kurniawan)

10 warga yang diamankan yakni, Sampe Niat Sembiring warga Dusun Permadi Kelurahan Padang Cermin Kecamatan Selesai, Doharman Naingolan warga Jamin Ginting kelurahan Rambung Dalam Kecamatan Binjai Selatan, Elya Firdaus PA warga Dusun III Nambiki Kecamatan Selesai.

Fadli Zon Komentari Pengunduran Diri Edy Rahmayadi: Urus Sumut Tak Bisa Part Timer

Edy Rahmayadi Out, Erick Thohir Angkat Bicara hingga Manajer Persib Umuh Muchtar Buka-bukaan

Barcelona Kalahkan Leganes 3-1, Gol Luis Suarez Picu Kontroversi

 

Orator aksi berkaus abu-abu diamankan secara paksa oleh petugas kepolisan dari barisan massa unjuk rasa di Desa Nambike, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Minggu (21/1/2019).
Orator aksi berkaus abu-abu diamankan secara paksa oleh petugas kepolisan dari barisan massa unjuk rasa di Desa Nambike, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Minggu (21/1/2019). (Tribun Medan / Dedy Kurniawan)

Kemudian Rahman Gintingwarga Pasar lII Dusun Permadi Kelurahan Padang Cermin Kecamatan Selesai, Mongan Ginting warga Dusun Pemangar kelurahan Padang Cermin Kecamatan Selesai.

Warga Simpang Buaya Minta PT Sumatra Tobacco Trading Company Buka Portal Akses Jalan ke Tambak Warga

Hendak ke Pengajian, Yuki Pas Band Kecelakaan Dihantam Truk Lepas Kendali

Usai Dipukuli Tiga Pemuda, Rakes Justru Ditangkap Polisi, Kompol Martuasah: Dia Itu DPO Adinda

Selanjutnya, Junianta warga Dusun III Nambike, Noviati warga Dusun III Nambike, Rohmat Ginting warga Raja tengah, Gema Trisno Tarigan warga Dusun III Nambike, dan Riski S warga Dusun III Nambike.

"Saat ini 10 warga yang ditangkap sementara diamankan, dibawa ke Polres Binjai, namun korban jiwa tidak ada," jelasnya.

Sekitar 11.00 WIB, setelah dilakukan tindakan penangkapan tersebut warga yang berunjuk rasa bubar satu per satu, situasi saat ini sementara masih aman dan baik. Eskavator juga sudah beroperasi membersihkan lahan.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved