Dipecat tak Masuk Kerja Hari Minggu, Pekerja Ini Menang di Pengadilan Dapat Rp 298 Miliar

Pemecatan Marie terjadi karena dirinya tidak melakukan perintah manajer dapur, untuk bekerja di hari Minggu.

Dipecat tak Masuk Kerja Hari Minggu, Pekerja Ini Menang di Pengadilan Dapat Rp 298 Miliar
NBC
Pencuci piring di Conrad Miami Hotel mendapatkan uang ganti rugi sebesar 21,5 dolar AS (Rp 298 miliar) karena dipecat oleh untuk bekerja di hari Minggu (NBC).

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pencuci piring di Conrad Miami Hotel mendapatkan uang ganti rugi sebesar 21,5 dolar AS (Rp 298 miliar) oleh pengadilan, setelah dirinya dipaksa oleh atasan untuk bekerja di hari Minggu.

Marie Jean Pierre telah di hotel itu selama enam tahun lamanya. Namun tiga tahun lalu, wanita berusia 60 tahun tersebut dipecat dari pekerjaannya.

Pemecatan Marie terjadi karena dirinya tidak melakukan perintah manajer dapur, untuk bekerja di hari Minggu.

Ia mengaku tidak bisa melakukannya, karena ia harus beribadah sesuai dengan kepercayaannya.

Imigran dari Haiti ini mengaku telah menginformasikan tentang hal ini, sejak dirinya bekerja April 2009 lalu. Bahwa, dirinya tidak bisa bekerja di hari Minggu, karena dirinya seorang pengkhotbah di Soldier of Christ Church.

“Aku cinta Tuhan. Tidak boleh bekerja di hari Minggu, karena pada hari Minggu, aku memuji Tuhan,” ucap wanita 60 tahun itu pada NBC Miami.

Selama 6 tahun, pihak hotel menghormati kepercayaannya dan memperbolehkan wanita itu untuk mengambil libur di hari Minggu.

Namun itu berubah pada Oktober 2015, manajer dapur memberikannya jadwal kerja di hari Minggu.

Pierre meminta pendeta di gerejanya untuk menuliskan surat penjelasan, namun manajer itu tak menghiraukan.

Ia juga sempat rekan kerjanya untuk berganti jam kerja dengannya, agar dirinya bisa kembali libur pada hari Minggu.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved