Breaking News:

Edisi Eksklusif

Kisah Pemburu Liar Bijih Emas di Sungai Batang Natal, Bisa Peroleh Emas Sebesar Kelereng

Sungai Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal kerap didatangi orang-orang yang ingin mengais rezeki. Membawa asa mereka berebut mendapat bijih emas.

Penulis: Tulus IT | Editor: Hendrik Naipospos
Tribun Medan
Penambangan bijih emas ilegal di Sungai Batang Natal, Madina 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MANDAILING NATAL - Sungai Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, kian ramai didatangi orang-orang yang ingin mengais rezeki.

Beberapa dari mereka bekerja mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Tak jarang,  ada yang bekerja hingga malam untuk mencari bijih emas di sungai tersebut.

Berbincang dengan www.tribun-medan.com, penambang berinisial N memperlihatkan bijih emas yang berhasil ia kumpulkan.

"Ini sudah termasuk sedikit. Kalau dulu pernah dapat sebesar batu," ujar N sembari menunjukkan bongkahan batu sebesar kelereng.

Hari itu N sedang bekerja sendiri. Ia "mengayak" material yang diprediksi mengandung bijih emas. 

Material-material itu ditampung N pada ember besar berwarna hitam, kemudian ia letakkan pada alat berbentuk piringan yang terbuat dari kayu.

Mereka biasa menyebutnya "dulang". Dengan menggunakan alat itulah proses pemisahan antara bijih emas dengan material-material lain dilakukan.

Lantas bagaimana komentar dari pemerintah?

Apa dampak penambangan ini bagi kesehatan?

BACA SELENGKAPNYA EDISI EKSKLUSIF TRIBUN MEDAN RABU (23/1/2019)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved