Diejek Teman Sekolah, Bocah Penderita Gangguan Usus Bunuh Diri

Tami mengaku sangat bersedih harus kehilangan anaknya yang sudah lama ia tunggu-tunggu.

Diejek Teman Sekolah, Bocah Penderita Gangguan Usus Bunuh Diri
Shutterstock
Foto Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang bocah lelaki berusia sepuluh tahun bunuh diri, setelah dirinya diejek dengan baunya.

Seven Bridges gantung diri di rumahnya di Louisville, Kentucky, Sabtu (19/1/2019), meninggalkan duka bagi kedua orangtuanya.

Mereka kini menyalahkan teman-teman sekelasnya yang kejam dan staf sekolah penyebab anak mereka bunuh diri.

Ibu Seven, Tami mengaku sangat bersedih harus kehilangan anaknya yang sudah lama ia tunggu-tunggu.

Tami juga bercerita tentang bagaimana putranya satu-satunya mereka, dicekik dan dipanggil 'Negro' di dalam bus sekolah saat hendak pulang ke rumah pada tahun 2018 lalu.

Seven sendiri mengalami gangguan usus. Dia telah menjalani sebanyak 26 kali operasi ususnya.

Anak itu hampir hampir pingsan, karena merasa sangat pusing sehingga dia membawanya ke rumah sakit untuk CT scan sesudahnya.

Meskipun serangan itu sangat parah, Tami mengatakan para pejabat sekolah tidak dapat melakukan tindakan lebih lanjut.

Dia mengutuk Jefferson County Public Schools, mengungkapkan rencana untuk menuntut mereka.

"JCPS, kalian telah membuat anak saya tersiksa," ucapnya kepada WDRB.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved