Didominasi Luar Dairi, Disdukcapil Hanya Rekam Data Kependudukan Enam Warga Binaan

Jelang Pemilu 2019, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dairi pada 17 Januari 2019

Didominasi Luar Dairi, Disdukcapil Hanya Rekam Data Kependudukan Enam Warga Binaan
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Dairi, Rewin Silaban ketika diwawancai pada Kamis (24/1/2019) mengenai perekaman e-KTP terhadap warga binaan Rutan Klas IIB Sidikalang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Jelang Pemilu 2019, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dairi pada 17 Januari 2019 lalu telah mendatangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Sidikalang untuk melakukan pendataan data kependudukan dan perekaman e-KTP warga binaan yang tengah menjalani hukuman.

Hasilnya, pada waktu tersebut Disdukcapil hanya merekam data kependudukan milik enam orang warga binaan yang diketahui berdomisili di Kabupaten Dairi. 

Jumlah itu merupakan sisa warga binaan yang belum pernah sama sekali melakukan perekaman e-KTP.

"Untuk warga binaan yang merupakan penduduk Dairi sampai tanggal 17 Januari 2019 sudah 100 persen kami rekam data kependudukannya. Dan e-KTP nya sudah kami titipkan ke pihak Rutan," kata Kadisdukcapil Dairi, Rewin Silaban di kantornya, Jalan Rumah Sakit Umum pada Kamis (24/1/2019).

Menurut Rewin, jumlah itu didasari dari total 500 lebih warga binaan Rutan Klas IIB Sidikalang, 400 orang diantaranya bukan merupakan penduduk yang berdomisili di Kabupaten Dairi.

"Total warga binaan di Rutan Sidikalang hampir 500-an, 400-an orang ternyata titipan dari Lapas Tanjung Gusta Medan. Kami coba gali asal usul mereka, tapi mereka (warga binaan) cenderung tertutup menyampaikan identitasnya," ungkapnya.

Hal tersebut yang menjadi kendala bagi Disdukcapil Dairi Padahal, jika warga binaan titipan tersebut terbuka mengenai identitasnya, maka akan memudahkan Disdukcapil Dairi untuk mengetahui masing-masing warga binaan di Rutan Klas IIB Sidikalang pernah melakukan perekaman e-KTP atau belum.

Sehingga nantinya para warga binaan tersebut bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilu 17 April 2019 dengan menggunakan surat pindah memilih.

"Banyak yang tidak punya NIK atau disembunyikan. Warga binaan yang tidak terbuka itu yang buat kami kesulitan. Jadi saya sarankan kepada Karutan Sidikalang, supaya data mereka (warga binaan) ini disampaikan kepada Rutan atau Lapas asal tempat mereka menjalani hukuman sebelumnya," ucapnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved