News Video

VIDEO: Detik-detik Personel BNN Bersenjata Menangkap Bandar Sabusabu

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan bahwa penangkapan merupakan pengembangan dari hasil operasi BNN di Aceh dan Belawan

VIDEO: Detik-detik Personel BNN Bersenjata Menangkap Bandar Sabusabu
Tribun Medan
Perosnel BNN Menangkap Bandar Narkoba 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkap pemasok narkoba jaringan Ramli, Napi Lapas Tanjung Gusta Medan, yang terlebih dahulu diamakan dalam penangkapan 73 Kg sabu di Aceh.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan bahwa penangkapan merupakan pengembangan dari hasil operasi BNN di Aceh dan Belawan Sumut, terkait penyitaan sabu 73 Kg sabu dan ekstasi yang di kendalikan Ramli.

"Kita berhasil menangkap tersangka Syafinur alias PAN. Tersangka yang diduga sebagai pemasok narkotika dari Malaysia ke Indonesia. Kita tangkap dia di Pasar Gruegok, Provinsi Aceh," kata Arman Depari, Kamis (24/1/2019)

"Dari tersangka, diamankan barang bukti sabusabu seberat 8 Kg yang disembunyikan dalam mobil pick-up warna hitam. Sabu tersebut rencananya akan didistribusikan ke Medan dan wilayah Sumut lainnya," jelas Arman.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

VIDEO Ahok Bersama Perempuan yang Diduga Bripda Puput pada Acara Kebaktian di Ruangan Kecil

Hotman Paris Protes Disebut Saingan Ahok, Mengaku Sudah Punya Kesuksesan Sendiri

Masih kata Arman, setelah dilakukan penangkapan, BNN melakukan penggeledahan di rumah PAN di Muara Batu, Aceh Utara, dan menemukan narkoba.

"Kita temukan lagi barang bukti sabu seberat 17 Kg. Total sabu yang di sita petugas sebarat 25 Kg yang di kemasan dalam bungkus teh warna hijau dan dibungkus menggunakan lakban warna hitam," ungkap Arman.

Lebih lanjut, Arman mengatakan barang bukti yang disita berasal dari Malaysia di bawa dengan menggunakan kapal.

Untuk diketahui, sebelumnya tim gabungan BNN serta Bea dan Cukai Belawan menangkap kapal KM Karibia yang yang berusaha menyeludupkan sabu seberat 73 Kg dan 10 ribu pil ekstasi.

Dalam penangkapan tersebut, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai Belawan menetapkan 5 orang tersangka yang merupakan satu keluarga.

Kelimanya yakni Ramli bin Arbi Napi Tanjung Gusta berperan sebagai pengendali. Saiful Bahri, Muhammad Zubir, Muhammad Zakir dan Metaliana yang merupakan anak kandung dan menantu Ramli.

Saat ini, seluruh barang bukti dan tersangka telah dibawa dan akan disampaikan keterangan kepada media, hari ini Kamis (24/01/19) diperkirakan sekitar pukul 15.30 WIB bertempat di BNNP Sumatera Utara.

(cr9/tribun-medan com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved