Ungkap Mafia Bola, Fakta di Balik Pemeriksaan Ketua Umum PSSI Joko Driyono & Pengakuan Vigit Waluyo

Ungkap Mafia Bola, Fakta di Balik Pemeriksaan Ketua Umum PSSI Joko Driyono & Pengakuan Vigit Waluyo

Ungkap Mafia Bola, Fakta di Balik Pemeriksaan Ketua Umum PSSI Joko Driyono & Pengakuan Vigit Waluyo
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Ungkap Mafia Bola, Fakta di Balik Pemeriksaan Ketua Umum PSSI Joko Driyono & Pengakuan Vigit Waluyo 

"Kuncinya di penjadwalan dan perwasitan. Kalau memang jadwalnya yang bermain kandang di awal dan akhir tentunya bisa kita lihat," tutur Vigit Waluyo dilansir BolaSport.com dari Surya.

"Misalnya tim ini di akhir kompetisi, yang tuan rumah itu terakhir, menurut saya itu pasti setting-an," ucap Vigit menambahkan.

Baca: Beredar Surat Mosi tak Percaya Lengserkan Edy Rahmayadi Dikupas di Mata Najwa, Respons Gusti Randa

Tudingan setting-an juga sempat menghampiri Persija Jakarta yang keluar sebagai juara Liga 1 2018.

Vigit yang tak menyaksikan laga terakhir Persija di Liga 1 2018, yang digelar di kandang, pun berasumsi demikian.

"Intinya, pertandingan yang diatur bermain (kandang) pada akhir kompetisi, rawan seperti itu," ucap Vigit.

Vigit juga mengaku pernah memberikan sejumlah uang kepada Anggota Komite Wasit PSSI, Nasrul Koto.

Dituturkan Vigit Waluyo, uang Rp 25 juta diberikan kepada Nasrul untuk mengamankan partai PSMP di Liga 2 2018.

PSMP yang sebelum memberikan upeti tersebut kerap dicurangi wasit, menjadi terhindar dari kejadian yang sama.

Selain terlibat pengaturan skor, Vigit Waluyo juga telah ditahan karena kasus korupsi PDAM Sidoarjo sebesar Rp3 miliar pada 2010.

Vigit Waluyo kini telah mendekam di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IA di Sidoarjo karena kasus korupsi tersebut. 

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved