Objek Wisata Puncak Sipisopiso Minim Fasilitas, Butuh Perjuangan karena Jalan Rusak Parah

kekayaan alam yang sudah terkenal baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara ini, terkesan dikelola setengah hati.

Objek Wisata Puncak Sipisopiso Minim Fasilitas, Butuh Perjuangan karena Jalan Rusak Parah
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kondisi jalan menuju Objek Wisata Sipisopiso rumah parah. 

Saat ditanya mengenai minimnya fasilitas pendukung di objek wisata itu, Kadis Pariwisata Ir Mulia Barus mengungkapkan, untuk perbaikan jalan di lokasi tersebut belum dapat dipastikan. 

"Belum bisa saya pastikan kapan akan diperbaiki, nanti saya katakan tahun ini tapi nyatanya tidak, saya juga nanti yang dibilang bohong," ucapnya. 

Lebih lanjut, Mulia menyebutkan nantinya lokasi tersebut direncanakan akan digunakan sebagai tempat latihan olahraga Pararalayang. Dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke puncak Sipiso-piso. 

Sebelumnya, minimnya fasilitas pendukung di objek wisata juga ditemukan di lokasi pemandian air panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka. Amatan www.tribun-medan.com, sepanjang jalan menuju objek wisata yang tak jauh dari Gunung Sibayak itu kondisi aspalnya terlihat banyak yang terkelupas. Bahkan, tak jarang ditemui banyak lubang-lubang dengan diameter hingga satu meter di beberapa titik.
Seorang wisatawan dari Medan Bagus Rizky, mengaku perjalanannya ke objek wisata itu cukup terganggu.

"Terganggu lah bang, kalau jalannya bagus kan bisa cepat kita sampainya bang. Apalagi ditambah hujan gini, makin sulit lah enggak tau mana lubangnya," ujar Bagus, saat ditemui di pintu masuk Desa Doulu, belum lama ini.

Selain kondisi jalan yang kupak-kapik itu, fasilitas lainnya juga menjadi perhatian wisatawan. Karena mulai dari depan Gapura hingga pintu masuk Desa Doulu, penerangan seperti lampu jalan juga tampak kurang memadai. Padahal, tak jarang pengunjung yang menikmati wisata tersebut pada malam hari.

"Kalau malam kan gelap kali di sini bang, seharusnya lampu jalannya ditambah lagi supaya nanti orang datangpun enggak takut. Apalagi banyak lubang gini, takutnya nanti orang enggak nampak, terus jatuh," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved