Pekerja Tiongkok Terduga Pelaku Pelecehan Juru Masak PLTA Sipirok Dikabarkan Telah Dipulangkan

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Alexander Piliang membenarkan bahwa dua pekerja lokal yang mengadu

Pekerja Tiongkok Terduga Pelaku Pelecehan Juru Masak PLTA Sipirok Dikabarkan Telah Dipulangkan
TRIBUN MEDAN/NANDA F BATUBARA
Terduga pelaku pelecehan seksual yang merupakan TKA asal Tiongkok, GJ (54), saat diperiksa penyidik di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tapanuli Selatan, Jumat (25/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Alexander Piliang membenarkan bahwa dua pekerja lokal yang mengadu telah menerima dugaan pelecehan seksual oleh dua TKA asal Tiongkok pada proyek pembangunan PLTA Sipirok, Tapanuli Selatan, telah berdamai.

Kata Alex, pihak perusahaan tempat para TKA itu bekerja telah berbicara dengan pihak keluarga pelapor.

"Mereka sudah melakukan perdamaian. Kedua pihak, kedua korban, sudah damai," kata Alex melalui sambungan telepon, Minggu (27/1/2019).

Alex menambahkan, pihak PT Sinohydro selaku perusahaan tempat para TKA bekerja juga telah memulangkan kedua terlapor ke negara asalnya.

"Kemudian dari perusahaan mengembalikan mereka (terlapor) negaranya. Jadi perusahan sudah membelikan tiket mereka dan tadi sudah diberangkatkan," kata Alex.

Baca: Fakta Kasus Dua Pekerja Tiongkok yang Lecehkan & Pegangi Bokong Juru Masak PLTA Sipirok

Satu di antara dua pelapor dugaan pelecehan seksual oleh TKA asal Tingkok, LKH (24), mengakui sudah tidak memperpanjang kasus itu dan memilih berdamai.

LKH merupakan warga lokal yang bekerja sebagai juru masak pada proyek pembangunan PLTA Sipirok, Tapanuli Selatan

Ia awalnya mengaku telah mendapatkan dugaan pelecehan seksual dari seorang TKA asal Tiongkok berinisial GJ (54) pada Kamis (24/1/2019) lalu. 

GJ diduga telah memegangi bokong LKH saat mereka berada di dapur.

Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved