Breaking News:

PT Sinohydro Pulangkan 2 Tenaga Kerja Asing Terlapor Kasus Pelecehan Seksual ke Negara Asal

Kita minta pertanggungjawaban publik PT Sinohydro yang telah membiarkan terjadinya pelecehan harga diri bangsa kita di tanah kita sendiri

Penulis: |
TRIBUN MEDAN/NANDA F BATUBARA
Terduga pelaku pelecehan seksual yang merupakan TKA asal Tiongkok, GJ (54), saat diperiksa penyidik di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tapanuli Selatan, Jumat (25/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - PT Sinohydro Pulangkan 2 Tenaga Kerja Asing Terlapor Kasus Pelecehan Seksual ke Negara Asal. Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan meminta dugaan pelecehan terhadap dua pekerja lokal oleh dua oknum Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja pada proyek pembangunan PLTA Sipirok, Tapanuli Selatan harus ditanggapi serius karena menyangkut harga diri bangsa.

"Harga diri kita sebagai bangsa dilecehkan," ujar Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan, Senin (28/1/2019).

Anggota DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan VII ini mempertanyakan pengawasan yang dilakukan oleh perusahaan tempat para TKA asal Tiongkok itu bekerja. Ia juga menyinggung sikap pemerintah daerah yang seolah tidak memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

"Pemprov Sumut melalui Dinas Tenaga Kerja dan Pemkab Tapanuli Selatan terlalu akrab dengan PT Sinohydro hingga akhirnya harga diri kita sebagai bangsa dilecehkan," kata Sutrisno.

"Kita minta pertanggungjawaban publik PT. Sinohydro yang telah membiarkan terjadinya pelecehan harga diri bangsa kita di tanah kita sendiri," sambungnya.

Lebih lanjut, Sutrisno juga menyayangkan pemulangan dua TKA terduga pelaku pelecehan seksual tersebut dengan dalih sudah berdamai.

OK OCE Gagal Total di Jakarta, Sandiaga Uno Malah Jadikan Sebagai Program Dalam Visi-misinya

Caleg PBB Membelot Dukung Prabowo-Sandiaga, Yusril Ihza Mahendra Berikan Komentar Monohok

Menurutnya, kedua terduga pelaku itu harus terlebih dulu diproses hukum dan dijatuhi hukuman bila terbukti melecehkan para pekerja lokal tersebut.

"Pemulangan kedua TKA itu tindakan pengecut dari PT. Sinohydro, seharusnya diproses sesuai hukum, ada efek jera. Jangan di kemudian hari pelecehan terhadap anak bangsa kita seperti seolah dianggap sepele oleh orang asing. Hancur harga diri bangsa kita," kata Sutrisno.

Andre Taulany Panik saat Sule Pingsan di Tengah Syuting, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi

Cara Mengolah Mie Instan yang Benar agar Sehat dan Kandungan MSG-nya Hilang

Sementara itu, pihak PT Sinohydro selaku perusahaan tempat para TKA asal Tiongkok itu bekerja belum dapat dimintai keterangannya perihal persoalan ini.

Sebelumnya, Satu di antara dua pelapor dugaan pelecehan seksual oleh TKA asal Tiongkok, LKH (24), mengaku sudah tidak memperpanjang kasus itu dan memilih berdamai.

Bupati Ashari Tambunan Terima Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha Award

Ciptakan Delapan Kemenangan Beruntun untuk Setan Merah, Nasib Ole Gunnar Solskjaer di MU Belum Jelas

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved