Pemko Medan Belum Pastikan Pembukaan Seleksi Pegawai Melalui Jalur P3K

Pemerintah kembali memberikan kesempatan kepada putra putri bangsa yang belum lulus seleksi penerimaan CPNS

Pemko Medan Belum Pastikan Pembukaan Seleksi Pegawai Melalui Jalur P3K
TRIBUN MEDAN/Liska Rahayu
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Medan, Baginda Siregar saat ditemui di ruangannya. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah kembali memberikan kesempatan kepada putra putri bangsa yang belum lulus seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 untuk menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada akhir Januari 2019 ini, pemerintah akan mengadakan penerimaan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Diketahui, Pemerintah Kota Pematang siantar telah mengajukan 400 tenaga PPPK ke pusat. Sebanyak 400 tenaga itu akan diisi oleh profesi guru dan dokter ahli

Rekrutmen ini kemungkinan akan dibuka pada Februari 2019. 

Berbeda dengan Pemko Pematangsiantar,  Pemerintah Kota Medan belum bisa memastikan apakah akan membuka pendaftaran PPPK atau tidak.

"Kita belum tahu juknisnya. Jadi belum bisa kasih info," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Baginda Siregar saat dihubungi, Rabu (30/1/2019).

Ia pun mengatakan belum bisa memberikan gambaran pelaksanaan PPPK, seperti jumlah dan formasi yang dibutuhkan. Baginda pun tak bisa memastikan apakah formasi kosong yang belum diisi oleh CPNS 2018 sebelumnya akan diisi oleh PPPK atau tidak.

Para pelamar CPNS 2018 yang belum lulus bisa mencoba seleksi PPPK tersebut. PPPK dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang hingga 30 tahun sesuai kebutuhan, kompetensi yang dimiliki dan kinerja yang diperlihatkan.

Menggunakan double track, artinya tidak ada pengangkatan PPPK menjadi PNS secara otomatis. Apabila ingin menjadi PNS harus mengikuti jalur tes PNS.

PPPK mengisi pos-pos jabatan fungsional seperti auditor, guru atau pustakawan. Mereka bisa masuk dari jalur awal, tengah atau yang tertinggi. 

Jika PNS memiliki batasan umur pelamar sampai 35 tahun. Sementara, PPPK tak menetapkan batasan umur. Sehingga siapapun yang memiliki kompetensi bisa mendaftar. (Cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved