Terlihat Seperti Anak-Anak, Rinaldi Didakwa soal Ganja 16 Kilogram

Nova tampak bingung. Sesekali mulut Nova terperangap menyimak dakwaan maupun pertanyaan hakim.

Terlihat Seperti Anak-Anak, Rinaldi Didakwa soal Ganja 16 Kilogram
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Nova Rinaldi, pemikul ganja seberat 16 Kg jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (30/1/2019) sore 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan yang mengadili Nova Rinaldi pada sidang perdana sempat bingung, lantaran perawakan pemikul ganja seberat hampir 16 Kilogram itu masih seperti anak-anak dibawah umur.

Padahal, saat ditanya, Nova mengaku usianya sudah 19 tahun.

Sepanjang sidang, Nova tampak bingung. Sesekali mulut Nova terperangap menyimak dakwaan maupun pertanyaan hakim. "Udah 19 tahun saya, pak," katanya.

"Oh, cukup umur kamu rupanya, berarti sidang bisa kita lanjutkan, terbuka untuk umum" kata Hakim Abdul Kadir, yang mana sidang pun dilanjutkan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarjani Sianturi dalam dakwaannya mengatakan perbuatan Nova Rinaldi terbukti bersalah sebagimana diatur dan diancam Pidana pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Nova dianggap melakukan percobaan atau permufakatan jahat melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis tanaman beratnya mencapai 16 Kilogram.

Dalam kesempatan yang sama, dua personel kepolisian dari Polda Sumut yang dihadirkan untuk memberikan keterangan mengatakan bahwa Nova hendak mengantarkan barang haram tersebut ke Padang atas perintah Ivan (DPO).

"Waktu itu kita melintas di Jalan Sisingamangaraja Km 12, Kecamatan Medan Amplas. Ada informasi bahwa seorang laki laki yang duduk di rumah makan membawa sebuah dus air mineral yang diduga berisi ganja. Saat didatangi, pemuda itu ternyata si Nova ini," kata Bambang selaku personel kepolisian yang menangkap Nova Rinaldi.

Bambang melanjutkan, saat itu Nova sedang menunggu di sebuah rumah makan untuk melanjutkan perjalanannya ke Padang. Imbuhnya, saat itu Nova sendirian dan mengaku disuruh oleh seseorang bernama Ivan

"Yang kita tahu, terdakwa Nova ini mengantarkan barang tersebut ke Padang dengan iming-iming upah Rp 1 juta. Sementara saat kita lakukan pengembangan, teman temannya sudah lari," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved