Video Ivan Apresiasi Kerja Relawan Jokowi-Ma'ruf dan Imbau Tak Terjebak Hoaks

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Ivan Batubara memberikan apresiasi

TRIBUN MEDAN/ FATAH BAGINDA GORBY
Ketua TKD Sumut, Ivan Batubara apresiasi kepada relawan Jokowi-Ma'ruf Amin. Imbau agar tidak terpengaruh hoaks 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Ivan Batubara memberikan apresiasinya kepada segenap relawan yang terus berjuang melakukan sosialisasi terhadap pasangan nomor urut 01 itu.

Saat ditemui di ruang kerjanya, di Sekretariat TKD Jalan Gajahmada, Medan, Ivan menjelaskan dirinya sempat kewalahan meladeni masukan para relawan.

"Sejauh ini sangat baik, so far so good. Kerja mereka luar biasa jelang tiga bulan perhelatan pilpres. Para relawan ini bekerja di dunia nyata, tidak terpengaruh dengan adanya ujaran kebencian," katanya, Rabu, (30/1/2019).

Tensi yang meninggi di media sosial, lanjut Ivan tidak mempengaruhi pola-pola kerja para relawan di lapangan.

"Musuh Pak Jokowi ini adalah fitnah. Saya menolak mengatakan hoaks karena itu terlalu soft. Fitnah di media sosial sudah menyerang pribadi Pak Jokowi. Jadi saya mengimbau kepada para relawan agar tidak terjebak di ranah itu," imbuhnya.

Ivan menyebut, Tim Kampanye Nasional di Jakarta telah menyusun program-program berdasarkan karakteristik daerahnya masing-masing. Nantinya program tersebut bersinergi dengan pergerakan relawan di lapangan.

"Di Sumatera Utara yang terdaftar 64 kelompok relawan, dan terpantau oleh kita bekerja sangat luar biasa. Mereka bekerja siang malam menghilangkan pesimisme, dan menggelorakan harapan," ucapnya.

Dikatakannya, para relawan dapat bekerja secara mobile di lapangan akibat tidak memiliki kepentingan politik yang lain.

"Saya kira para relawan ini bekerja karena keikhlasan. Mereka sangat tidak setuju dengan upaya yang memecah belah bangsa ini. Mereka tidak ada keinginan apapun, tidak mau menjadi A dan B. Ikhlas untuk berjuang,"pungkasnya.

Sementara itu Juru Bicara TKD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan pihaknya mendorong adanya pembagian segmen di relawan dalam melakukan sosialisasi.

"Sehingga nantinya dibagi, relawan mana yang menggarap petani, nelayan, buruh, pensiunan, pengemudi ojol dan lainnya," ungkapnya.

Kelebihannya, menurut Sutrisno, sosialisasi yang akan dilakukan lebih terfokus serta terorganisir dengan baik.

"Sehingga kalkulasi politiknya mudah dan tidak bias mendengar aspirasi para warga. Misalnya relawan yang melakukan sosialisasi di kalangan petani, akan lebih mudah mengidentifikasi masalah semisal pupuk, alat pertanian, irigasi, dan lainnya," kata Sutrisno. (gov/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved