Ada Habitat Buaya, BBKSDA Kesulitan Evakuasi Lumba-lumba di Sungai Kualuh

Arus sungai yang cukup deras ternyata juga menghambat evakuasi, apalagi di sini adalah habitat buaya. Sehingga itu yang jadi kendala proses evakuasi.

Tribun Medan
Penampakan lumba-lumba air tawar di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (27/1/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim dari Jaringan Animal Aid Network (JAAN) bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara terus berupaya melakukan evakuasi terhadap seekor lumba-lumba yang diduga tersesat di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Namun evakuasi terhambat karena situasi alam.

Sebelumnya ada dua ekor lumba-lumba yang masuk ke Sungai Kualuh. Nahasnya, lumba-lumba indukan mati.

Arus sungai yang cukup deras ternyata juga menghambat evakuasi, apalagi di sini adalah habitat buaya. Sehingga itu yang jadi kendala proses evakuasi.

"Dalam proses evakuasi kita harus memikirkan keselamatan. Karena ada habitat buaya di Sungai Kualuh," kata staff JAAN, Amang, Kamis (31/1/2019).

Saat ini titik posisi lumba-lumba sudah ditemukan. Hasil pengamatan sementara, lumba-lumba dalam keadaan normal. Hanya saja ada luka di bagian tubuhnya. Itu juga yang menjadi kekhawatiran.

"Tim gabungan sudah melakukan evaluasi dan monitoring. Rencananya lumba-lumba jantan yang diperkirakan berusia 12-15 tahun itu, akan digiring ke wilayah dangkal. Selanjutnya akan kita bawa ke laut melalui jalur darat," ungkap Amang.

Masih kata Amang, membawa melalui jalur darat dilakukan karena apabila harus melalui jalur sungai, akan memakan jarak 100 Kilometer. Sedangkan jalur darat hanya memakan waktu tiga jam.

"Lumba-lumba jenis ini memang hidupnya di kawasan pesisir. Mamalia cerdas ini juga sering masuk ke perairan tawar dan payau. Namun biasanya, mereka tidak masuk ke sungai terlalu jauh," urai Amang.

Lebih lanjut, Amang menduga mamalia pintar ini tersesat karena sang induk yang mati, mendapat luka di dekat lubang pernafasan.

Halaman
1234
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved