Gawat, Sumut Peringkat Ke-2 Pengguna Narkoba Terbesar di Indonesia, Ini Tindakan dari BNN Sumut

Pertama suplay yang pelakunya adalah para bandar dan mafia narkoba hingga bigbos dan yang kedua demand yang korbannya adalah para pengguna

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Kepala BNN Sumut Brigjen Marsauli Siregar. 

TRIBUN-MEDAN.com-Berantas peredaran narkoba di Indonesia khususnya Sumatera Utara masih menjadi atensi semua pihak. Tidak hanya dilakukan oleh petugas baik pihak kepolisian, TNI, maupun BNN.

Pemberantasan narkoba juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat yang mana dilakukan secara bersama. Permasalahan mendasar narkoba adalah adanya penawaran (suplay) dan permintaan (demand).

Untuk itu harus ada upaya preventif yang dilakukan untuk menciptakan daya tangkal (resistansi) kepada masyarakat untuk menolak bahkan memerangi bahaya narkotika.

"Carut-marut permasalahan narkoba ada dua kutub. Pertama suplay yang pelakunya adalah para bandar dan mafia narkoba hingga bigbos dan yang kedua demand yang korbannya adalah para pengguna dan pecandu narkotika. Dalam mengatasi hal ini, tidak cukup kita hanya melakukan penindakan saja. Namun bagaimana menciptakan daya tangkal terhadap masyarakat untuk menolak narkoba bisa menjadi solusi dalam memberantas peredaran narkoba," katanya.

Kaki Yuki Pas Band Akhirnya Tersambung Lagi, 3 Jam Operasi Patah Tulang

Lippo Malls Medan Hadirkan Late Night Shopping hingga Hadiah Berbelanja

Disebut Prabowo Sebagai Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani Gemas: Mereka Terobsesi Dengan Utang

Pelaku Rudapaksa Diduga Mengidap Pedofil, Keluarga Korban: Kami Harap Hukuman Setimpal

Meski demikian, sambung Marsauli, studi banding yang pernah dilakukan beberapa negara bekas pecahan Uni Soviet, masyarakat di sana tidak mau diberi narkotika secara cuma-cuma (gratis).

Ini bisa terjadi karena masyarakat di sana sudah paham dan menyadari kalau narkotika itu merusak.

"Saya punya obesesi untuk menciptakan resistensi di masyarakat kita," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Marsauli, saat ini Sumut menduduki ranking ke 2 setelah DKI Jakarta untuk pengguna narkotika.

Kepala BNNP Sumut Brigjend Marsauli Siregar saat menyampaikan penjelasan tentang narkoba di media center Mapolrestabes Medan, Rabu (30/1/2019).
Kepala BNNP Sumut Brigjend Marsauli Siregar saat menyampaikan penjelasan tentang narkoba di media center Mapolrestabes Medan, Rabu (30/1/2019). (Tribun Medan / M Fadli)

Alasan Vanessa Angel Ditahan Polda Jatim, Penampilan Vanessa Angel dan Kabar Artis VA Sempat Sakit

FOTO-FOTO POLISI BERSENJATA LARAS PANJANG KAWAL PENGGELEDAHAN KANTOR DODI SHAH

Maling Motor Gagal Beraksi, Kena Tendangan Maut Sang Pemilik Sepeda Motor, TONTON VIDEONYA. .

Penelitian yang pernah dilakukan BNN dan UI menunjukkan angka pengguna narkotika di Sumut mencapai 250 ribu orang dan tersebar di seluruh wilayah Sumut.

Namun berdasarkan data yang telah dilakukan survey tersebut, BNN Sumut tidak tinggal diam, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkusor Narkotika Tahun 2018-2019 saat ini telah mulai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved