PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Ungkap Banjir Dukungan, Gak Takut Hilang Suara

Yusril Ihza Mahendra mengaku dukungan mengalir deras dari masyarakat. PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin,

PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Ungkap Banjir Dukungan, Gak Takut Hilang Suara
Biro Setpres/Kris/Rusman
PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Ungkap Banjir Dukungan, Gak Takut Hilang Suara 

TRIBUN-MEDAN.COM - PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Ungkap Banjir Dukungan, Gak Takut Hilang Suara

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mengaku dukungan mengalir deras dari masyarakat atau kelompok usai partainya mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019.

Baca: FAKTA TERSANGKA SELAIN VANESSA ANGEL, Gak Disangka Artis FTV VA Lemas hingga Jatuh Sakit

Yusril menepis anggapan, PBB ditinggalkan masyarakat usai memberikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Rakornas PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019).
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Rakornas PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019). (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Baca: Suami Diam-diam Nikah Siri, 2 Istri Saling Cakar & Gigit, Bertemu Gak Sengaja di Tempat Kerja Suami

"(Usai deklarasi) dukungan ke PBB deras ya, seperti hari ini contohnya Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (ASPATAKI) secara spontan memberikan dukungan kepada PBB di Pemilu 2019," kata Yusril di acara Silaturahmi Nasional keluarga besar DPP ASPATAKI di Ballroom Hotel Santika, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Rabu (30/1/2019).

Yusril Ihza Mahendra menjelaskan PBB merupakan partai islam yang rasional. Partainya membela semua orang dari berbagai kalangan.

Partainya juga, kata Yusril Ihza Mahendra, tidak takut kehilangan suara akibat mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019. Pasalnya, PBB itu mempunyai pendukung cukup banyak.

Terlebih dari catatannya, lanjut Yusril Ihza Mahendra, hanya ada 80 caleg dari sekitar 15.000 caleg se-Indonesia yang tidak sejalan dengan partai untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019.

"Jadi tidak seperti dianggap kebanyakan orang, suara PBB akan hilang dan lainnya. Mungkin dari kelompok-kelompok tertentu yang kiblatnya ke Habib Rizieq iya, tapi kan alahkan banyaknya warga Indonesia ini," ucapnya.

Presiden Jokowi melakukan salat Jumat bersama Yusril.
Presiden Jokowi melakukan salat Jumat bersama Yusril. (Biro Setpres/Kris/Rusman)

"Jangankan orang non musilim, orang muslim juga tidak semua berkiblat ke Habib Rizieq. Di Jawa Tengah Jawa Timur lebih banyak ikut kiayi NU," tandasnya.

Namun, Yusril Ihza Mahendra memaklumi ada calegnya yang sudah lebih dulu mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved