Kepala Desa Senang Lumba-lumba yang Tersesat di Sungai Kualuh Bisa Diselamatkan
Tim gabungan BBKSDA dan warga akhirnya berhasil mengevakuasi seekor lagi lumba-lumba yang terperangkap di Sungai Kualuh
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com - Tim gabungan BBKSDA dan warga akhirnya berhasil mengevakuasi seekor lagi lumba-lumba yang terperangkap di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Sebelumnya, seekor lumba-lumba lainnya ditemukan mati oleh warga pada Rabu (30/1/2019) kemarin, diduga akibat benturan yang ada dikepala.
Kepala Desa Kuala Beringin, Edi Mansur Pane mengaku senang atas proses panjang evakuasi yang dilakukan tim gabungan, hingga akhirnya bisa menyelamatkan hewan pintar tersebut.
"Alhamdulillah, satu ekor lumba-lumba yang masih hidup di Sungai Kualuh berhasil dievakuasi petugas BBKSDA dan masyarakat jam 5 sore semalam," kata Edi, Jumat (1/2/2019)
"Saya sangat bahagia sekaligus senang, lumba-lumba yang satu lagi ini akhirnya bisa diselamatkan," sambungnya.
Edi menjelaskan bahwa saat dilakukan evakuasi, petugas BBKSDA dibantu oleh masyarakat mengunakan kapal boat untuk menjaringnya.
"Petugas dan masyarakat menggunakan boat saat evakuasi. Sempat ada kendala. Tapi tidak mengganggu proses evakuasi," jelas Edi.
Sementara itu, Staff dari Tim dari Jaringan Animal Aid Network (JAAN), Amang mengatakan evakuasi dimulai pukul 15.00 WIB dan selesai pukul 18.00 WIB kemarin.
"Lumba-lumba itu telah dilepas liarkan pukul 24.00 WIB di Muara Tanjungbalai," kata Amang.
Terpisah, Kepala BBKSDA Provinsi Sumatera Utara, Hotmauli Sianturi mengatakan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara menemukan luka diatas punggung lumba-lumba tersebut.
"Saat dievakuasi petugas BBKSDA dan masyarakat. Petugas menemukan adanya luka dibagian atas punggung lumba-lumba itu," kata Hotmauli.
Hotmauli menjelaskan bahwa petugas langsung memberikan pengobatan terhadap luka yang diderita lumba-lumba tersebut, dan selanjutnya petugas langsung mengevakuasi hewan cerdas tersebut.
"Ada luka di punggungnya, petugas langsung mengobati dan langsung merilisnya ke laut," jelas Hotmauli
Untuk diketahui bahwa penempakan dua ekor lumba-lumba putih di Sungai Kualuh di Dusun Ramean II, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) terlihat pada Minggu (27/1/2019) kemarin siang.
Dimana, warga yang melihat penemuan hewan cerdas tersebut mengabadikannya dengan kamera video telepon genggam. Kemudian beredar di media sosial dan menjadi viral.
Kemudian, pada Rabu (30/1) malam sekitar pukul 18.00 WIB, warga melihat satu ekor lumba-lumba mengapung dan setelah dilihat ternyata lumba-lumba tersebut telah mati.
Satu ekor lumba-lumba berhasil dievakuasi petugas BBKSDA dan warga, kemudian mengevakuasinya ke laut Muara Tanjungbalai.
(cr9/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lumba-lumba-yang-tersesat-di-sungai-kualuh-saat-dievakuasi.jpg)