Ini Makna Buah-buahan untuk Sesajen saat Perayaan Imlek

Dalam sembahyang kepada leluhur pun tak lepas dari sesajian, yang mana semua sajian tersebut ternyata mengandung makna atau arti.

Ini Makna Buah-buahan untuk Sesajen saat Perayaan Imlek
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Berbagai jenis sesajen yang dipersembahkan untuk leluhur saat Imlek tiba di Litang Gerbang Kebajikan, Solo, Senin (4/1/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pisang dan jeruk adalah buah wajib yang ada di meja sesajen saat perayaan Imlek tiba.

Dalam sembahyang kepada leluhur pun tak lepas dari sesajian, yang mana semua sajian tersebut ternyata mengandung makna atau arti.

Rohaniawan Konghucu Solo, Ws Adji Chandra, mengatakan jika dua jenis buah tersebut memang harus ada di setiap sembahyang.

"Buah pisang dan jeruk itu harus ada, untuk pisang yakni dipilih pisang raja sedangkan untuk jeruk yaitu jeruk yang berbiji," katanya saat ditemui di Litang Gerbang Kebajikan, Jebres, Solo, Jateng, Senin (4/2/2019) siang.

"Pisang dalam bahasa Mandarin sama dengan bunyi memanggil yakni xiāng jiāo, jiao itu memanggil," katanya.

 
Sedangkan jeruk, bunyi dalam bahasa Mandarin yakni Ju Zi, pelafalannya sama seprti Chi sama dengan berkah dan rezeki.

"Memasang pisang dan jeruk berarti kita memasang rezeki," ujar dia.

Sedangkan untuk sajian makanan lainnya tidak terlalu dipermasalahkan.

"Untuk masakan terserah, yang penting ada jenis masakan yang paling disukai oleh leluhur," ucap Adji.

"Jika leluhur suka tempe, ya disajikan tempe tidak apa-apa," tambah dia.

Selain jenis buah, dalam sajian juga terdapat tiga makanan berjenis daging.

Mulai daging ayam ingkung, daging babi, hingga ikan bandeng. (*)

Artikel ini tayang di TribunSolo.com dengan judul: Pisang dan Jeruk Jadi Buah Wajib sebagai Sesajen saat Imlek, Ternyata Ini Maknanya

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved