Jokowi Mulai Agresif Menyerang Lawan Politik, Pengamat Melihat Hal Ini!

"Jokowi menyerang saja sudah merupakan Jokowi yang berbeda dari 2014. He is a different Jokowi," ujar Hendri.

Jokowi Mulai Agresif Menyerang Lawan Politik, Pengamat Melihat Hal Ini!
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo beserta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjabat tangan setelah debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. 

TRIBUN-MEDAN.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menjadi sosok yang lebih agresif menyerang lawan politiknya dalam Pemilihan Presiden 2019.

Dalam beberapa kesempatan, dia tidak ragu melontarkan pernyataan-pernyataan menohok yang menyindir lawannya, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan Jokowi kini adalah orang yang berbeda.

"Jokowi menyerang saja sudah merupakan Jokowi yang berbeda dari 2014. He is a different Jokowi," ujar Hendri melalui keterangan tertulis, Senin (4/2/2019).

Baca: Jokowi Pasang Strategi Menyerang, Jurkam Prabowo-Sandi: Tanda-Tanda Kekalahan

Yang ditunjukan Jokowi ini tidak lazim dilakukan petahana.

Hendri mengatakan teorinya, petahana hampir selalu melakukan aksi bertahan.

Dia juga akan melakukan klaim-klaim atas perstasinya. Namun, seorang petahana tidak akan menyerang.

Lantas, mengapa Jokowi berubah dan berbeda?

Hendri mengatakan perubahan ini bisa diterjemahkan menjadi dua hal.

Pertama, ini menunjukkan bahwa Jokowi dalam tekanan.

Halaman
1234
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved