Di Usia Senjanya, Nenek Ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Bekas Kandang Ayam

Seorang nenek berusia 80 tahun bernama Imange dan hidup sebatang kara terpaksa tinggal di gubuk bekas kandang ayam

Di Usia Senjanya, Nenek Ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Bekas Kandang Ayam
(KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN )
Nenek Imange yang hidup sendirian di bekas kandang ayam tersenyum saat mendapatkan bantuan kebutuhan pokok, Selasa (5/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang nenek berusia 80 tahun bernama Imange dan hidup sebatang kara terpaksa tinggal di gubuk bekas kandang ayam yang sangat kotor dipenuhi sampah, berukuran 3x9 meter di Kampung Solie, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Kehidupan menyedihkan itu sudah dijalaninya sudah cukup lama. 

Nenek ini terlantar karena tidak punya keluarga, anak, dan suami. 

Untuk lauk pauk dia hanya berharap dari uluran tangan para tetangga, adapun bantuan yang diterima dari pemerintah setempat adalah beras raskin.

“Nenek Imange, sekira 15 tahun menjalani kehidupan di gubuk bekas kandang ayam. Namun beberapa ayam milik warga masih sering masuk dalam gubuk itu. Namun tidak membuat Nenek Imange terganggu karena sudah terbiasa, “ Kata Ana, warga Kabupaten Soppeng, Selasa (05/02/2018).

Sementara itu sejumlah relawan Ukhuwah Filla, salah satu komunitas sosial di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mengunjungi kediaman nenek Image pada Selasa.

Saat berkunjung, Tim Ukhuwah Filla menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada nenek Imange.

"Nenek Imange telah tinggal di gubuk bekas kandang ayam itu sudah bertahun-tahun lamanya menumpang di tetangganya. Saat suaminya meninggal Image tak lagi punya rumah," kata Dyah, salah seorang dari anggota Ukhuwah Fillah.

Sementara itu Nenek Imange mengaku kondisi kesehatannya sudah mulai melemah, tak sesehat dulu lagi saat waktu masih muda. Karena itu Image tak lagi bisa bekerja, sebagai pembantu rumah tangga.

“Saya tak mampu lagi bekerja seperti dulu sehingga, saya memilih k bertahan hidup di gubuk bekas kandang ayam ini, saya hanya bisa menunggu bantuan nak," kata Nenek Imange, sembari tertunduk lesu. 

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved