BPODT Sambut Baik Pembangunan 7 Hotel Berbintang di Danau Toba

Sebagai pintu masuk utama wisatawan ke kawasan Danau Toba, sejauh ini Parapat sudah memiliki berbagai infrastruktur

BPODT Sambut Baik Pembangunan 7 Hotel Berbintang di Danau Toba
Int
Danau Toba 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebagai pintu masuk utama wisatawan ke kawasan Danau Toba, sejauh ini Parapat sudah memiliki berbagai infrastruktur dasar, dalam menopang aktivitas industri pariwisata.

Namun demikian, masih perlu banyak dilakukan peningkatan kualitas dan kuantitas, terutama pada aspek amenitas.

Amenitas merupakan fasilitas-fasilitas penunjang yang tersedia di sebuah objek wisata dan di dalamnya hotel.

Menurut Direktur Pemasaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Basar Simanjuntak selain pihaknya, masalah ini juga menjadi perhatian berbagai pemangku kepentingan.

Kepentingan itu, tidak lain untuk pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba dan tidak terkecuali pelaku usaha.

BPODT mencatat, saat ini terdapat 102 hotel di kawasan Danau Toba dari 622 hotel yang berdiri di Provinsi Sumatra Utara, baik yang berbintang maupun tidak.

Ironisnya, dari jumlah hotel yang berada di kawasan Danau Toba tersebut, hanya beberapa di antaranya yang telah memiliki level bintang tiga dan empat.

Padahal, turis asing yang mengunjungi kawasan Danau Toba banyak yang memilih menginap di hotel berbintang, khususnya wisatawan Malaysia dan Singapura.

"Wisatawan dari kedua negara ini setiap tahun menjadi pengunjung terbanyak Danau Toba," kata Basar dalam acara event Lake Toba Chinese New Year Splendor, di Parapat, Jumat (8/2/2019).

Belum lagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan pemerintah, perusahaan atau institusi lain yang biasanya dihelat juga di hotel berbintang di Danau Toba.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved