Nasib Pasangan Suami Istri Tega C@buli Putrinya, 2 Tersangka Tes Kejiwaan, Begini Penjelasan Polisi

Polisi akan melakukan tes kejiwaan pada pasangan suami istri yang berbuat tak senonoh pada anak gadisnya.

ilustrasi/NET
Nasib Pasangan Suami Istri Tega C@buli Putrinya, 2 Tersangka Tes Kejiwaan, Begini Penjelasan Polisi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Nasib Pasangan Suami Istri Tega C@buli Putrinya, 2 Tersangka Tes Kejiwaan, Begini Penjelasan Polisi.

Polisi akan melakukan tes kejiwaan pada pasangan suami istri yang berbuat tak senonoh pada anak gadisnya.

Tes Kejiwaan Ayah Tiri dan Ibu Tega tak Senonoh Libatkan Anak Gadisnya, Polisi Libatkan Psikolog.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Andi Sinjaya mengaku belum mendapatkan keterangan yang jelas terkait motif sepasang suami istri warga Rawajati, Pancoran, Mira (39) dan Rahmat (43) tega mengorbankan anak gadis mereka KN (15) dalam praktik seks gila mereka.

Rahmat, yang merupakan ayah tiri KN, beberapa kali melakukan pencabulan hingga merudapaksa siswi SMP itu di depan Mira.

Baca: Nasib Artis Vanessa Angel Terkini, Tangan Diborgol & Pakai Baju Tahanan Tampak Beda di Polda Jatim

Baca: RATNA SARUMPAET - Kejutan Menurut Pengamat, Prabowo Subianto dan Kubu Gerindra Harus Siap Bersaksi

Baca: Viral Lagi di Medsos Mulan Jameela, 7 Korban Tewas Kecelakaan Dul Jaelani dan Ngaku Keluarga Korban

Bahkan, Mira terlihat begitu menikmati dan turut bergabung dalam kegiatan seksual bertiga atau Threesome.

Ilustrasi anak di bawah umur sedang trauma saat disetubuhi ayahnya berkali-kali.
Ilustrasi anak di bawah umur sedang trauma saat disetubuhi ayahnya berkali-kali. (NET)

Baca: Jokowi Tantang Prabowo Lapor KPK terkait Anggaran Bocor Rp 500 Triliun, Bukti Bawa Fakta Jangan Asal

Baca: Model Cantik Akan Dinikahi Vicky Prasetyo, Anggia Chan Gak Peduli Masa Lalu Mantan Suami Angel Lelga

Baca: Vanessa Angel Muntah-muntah, Iis Dahlia Curiga VA Hamil, Ayah dan Kuasa Hukum Angkat Bicara

"Ini perbuatan yang bejat dilakukan oleh orangtua kepada anaknya yang masih di bawah umur. Motifnya akan kami dalami lagi, termasuk menghadirkan psikolog untuk memeriksa kejiwaan dua pelaku," kata Kompol Andi di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019) petang.

Pencabulan pertama terjadi pada pertengahan Desember 2018 silam di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Saat itu, KN yang sedang berada di dalam kamar mandi terkejut ketika Rahmat mengetuk pintu sambil memanggilnya.

Rahmat meminta KN untuk membuka pintu kamar mandi. Tetapi, karena takut, KN tak menuruti permintaan ayah tirinya.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved