Breaking News:

Ojon Diterkam Buaya hingga Jasad yang Ditemukan hanya Potongan Tubuh, BKSDA dan Polres Lakukan Ini

Ojon Diterkam Buaya hingga Jasad yang Ditemukan hanya Potongan Tubuh, BKSDA dan Polres Lakukan Ini

Editor: Tariden Turnip
ISTIMEWA
Ojon Diterkam Buaya hingga Jasad yang Ditemukan hanya Potongan Tubuh, BKSDA dan Polres Lakukan Ini. Warga mengevakuasi potongan tubuh Ojon 

Ojon Diterkam Buaya hingga Jasad yang Ditemukan hanya Potongan Tubuh, BKSDA dan Polres Lakukan Ini

TRIBUN-MEDAN.COM - Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku dan personel Polres Maluku Tengah terus mencari potongan tubuh seorang petani asal Desa Makariki, Kecamatan Amahai yang dimangsa buaya di Sungai Ruata di desa tersebut.

Korban yang diketahui bernama Jonias Makaweru (37) alias Ojon sebelumnya ditemukan tewas di muara sungai tersebut oleh warga setempat pada Kamis siang (7/2/2019), dalam keadaan tubuhnya yang tidak lagi utuh.

“Hari ini sedang dilakukan pencarian terhadap sebagian anggota tubuh korban yang belum ditemukan,” kata Kepala BKSDA Maluku Mukhtar Amin Ahmadi kepada wartawan, Sabtu (9/2/2019).

Dia menjelaskan, pencarian sebagian tubuh korban dilakukan bersama anggota Polres Maluku Tengah dan tokoh adat desa setempat di sungai dengan menggunakan perahu.

Namun, sejauh ini sebagian tubuh korban yang dicari itu belum juga ditemukan.

“Pencarian dilakukan secara bersama oleh tim dari BKSDA, aparat Polres Maluku Tengah dan tokoh adat, tapi sampai saat ini belum ditemukan,”ujarnya.

Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku bersama anggota <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/polres-maluku-tengah' title='Polres Maluku Tengah'>Polres Maluku Tengah</a> dan tokoh masyarakat mencari potongan tubuh seorang petani yang dimangsa buaya di sungai Ruata, Desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (9/2/2019)

Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku bersama anggota Polres Maluku Tengah dan tokoh masyarakat mencari potongan tubuh seorang petani yang dimangsa buaya di sungai Ruata, Desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (9/2/2019) (Foto dok Kepla BKSDA Maluku)

Dia pun berjanji pihaknya akan terus mencari bagian tubuh korban yang belum diketemukan itu.

Menurut Mukhtar, Sungai Ruata merupakan salah satu habitat buaya muara di wilayah tersebut, sehingga dia mengimbau warga agar lebih hati-hati dan waspada lagi untuk bepergian ke sungai itu.

“Warga sebaiknya lebih waspada lagi khususnya di malam hari, karena Sungai Ruata ini merupakan habitat buaya muara,”ujarnya.

Ojon (37), ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di muara Sungai Ruata, di desa tersebut, Kamis (7/2/2019).

Kuat dugaan korban tewas karena dimangsa buaya sehari sebelumnya, sebab saat ditemukan tubuh korban sudah tidak utuh lagi.

“Dugaan kami korban dimangsa buaya,” kata Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah, AKP Syahrul Awab, saat dihubungi wartawan via telepon selulernya, Kamis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved