Dua Pria Ditangkap Polisi Usai Ngamuk Bawa Samurai Lalu Tebas Penonton

Dua pria yang diduga menjadi pelaku pembacokan di Jambur Jalan Perunia Raya, Kelurahan Namo Gajah I ditangkap polisi

Dua Pria Ditangkap Polisi Usai Ngamuk Bawa Samurai Lalu Tebas Penonton
Dok Polsek Delitua
Pelaku diamankan petugas Polsek Delitua, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Dua pria yang diduga menjadi pelaku pembacokan di Jambur Jalan Perunia Raya, Kelurahan Namo Gajah I, Kecamatan Medan Tuntungan pada Minggu (6/1/2019), berhasil diringkus petugas Polsek Delitua.

Adapun identitas kedua pria yang turut diamankan petugas Polsek Delitua yakni, Surya Darma alias Darna (43) warga Jamin Ginting, Kelurahan Lauchi, Kecamatan Medan Tuntungan, dan Jaka Windi Purba alias pak Jeki (36).

"Pengakuan pelaku pak Jeki, saat itu ia sedang menonton acara kerja tahun yang diiringi kibot di Desa Namo Gajah. Tidak lama menonton, tiba-tiba temanya ribut dengan orang yang tidak dikenal saat berada di belakang pentas kibot, dan minta tolong kepadanya. Mendengar itu Darma dan Jeki beserta beberapa anggotanya, langsung menuju belangkang pentas kibot dengan membawa pedang samurai," ujar Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto melalui Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu mengatakan, begitu tiba di TKP, kedua pelaku bingung yang mana pelaku yang menghajar temanya.

"Merasa curiga dengan dua korban Marhen Sinulingga (46) warga Jalan Besar Delitua, Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua dan Kertim Ginting (53) warga sekitar TKP, langsung menyerangnya dengan membacok tangan Marhen dan membacok punggung Kertim. Sehingga kedua korban banyak mengeluarkan darah dan pingsan," ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Sementara di lokasi, warga yang melihat kejadian tersebut, korban sudah terkapar langsung menolongnya dengan membawanya ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Kanitreskrim Iptu Idem Sitepu, yang mendapat laporan perkelahian dan pembacokan, langsung menuju ke lokasi.

"Tersangka Darma kami amankan Jumat (18/1/2019) malam di pasar Induk Lochi, Kecamatan Medan Tuntungan, dan sudah kami serahkan kerutan Tanjung Gusta Medan. Tersangka pak Jeki kita amankan Selasa (22/1/2019) malam ditempat yang sama. Karena kedua tersangka bekerja sebagai bongkar muat barang dipasar induk Lochi," jelasnya.

Terpisah pelaku mengatakan, jika ia melakukan pembacokan secara membabi-buta.

"Kami nggak tahu yang mana pelaku yang menghajar teman ku. Kami menghajar dan membacok orang yang bergerak saja, di antaranya dua orang korban," beber pelaku.

Atas perbuatanya, kedua TSK disangkakan melanggar pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman. 5 tahun penjara.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved