Penyidikan Kasus Sabu, Kejaksaan akan Terbitkan DPO Jika Aiptu PT Mangkir Lagi

Berkasnya sudah P21. Kita tunggu pelimpahan tahap II-nya saja dari Polda Sumut. Saat dilakukan pemanggilan, dia sudah dua kali mangkir.

Penyidikan Kasus Sabu, Kejaksaan akan Terbitkan DPO Jika Aiptu PT Mangkir Lagi
TRIBUN MEDAN / IST
Ilustrasi sabusabu

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jacky Oktavianus dari Kejari Medan akan menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) jika Aiptu PT mangkir lagi dari panggilan penyidikan.

Pasalnya, eks personel Polsek Medan Area yang sempat viral itu, saat ini diketahui bertugas di Nias.

Hal tersebut diungkapkan Jacky yang ditemui Tribun Medan di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (12/2/2019) sore. Jacky menerangkan bahwa status perkara Aiptu PT sudah P21.

"Begini, berkasnya sudah P21. Kita tunggu pelimpahan tahap II-nya saja dari Polda Sumut. Saat dilakukan pemanggilan, dia sudah dua kali mangkir. Makanya kalau jika tiga kali panggilan masih diindahkan, terpaksa kita terbitkan DPO," terangnya.

Jacky melanjutkan bahwa saat ini Aiptu PT bertugas di salahsatu Polsek di Pulau Nias. Namun begitu, menurut informasi yang diperoleh Jacky, bahwa Aiptu PT jarang berdinas.

"Dia aja di sana pun kabarnya sudah jarang-jarang dinas. Makanya kita tunggu lagi seperti apa setelah pemanggilan ketiga ini," katanya.

Padahal, dalam perkara ini, Jacky sudah menyidangkan pasangan suami istri yang menyuplai dan merekam video Aiptu PT yang mengonsumsi sabu di rumahnya. Pasutri tersebut ialah Ariandi dan Lusi Susanti.

Jacky mengatakan bahwa perbuatan pasangan suami istri tersebut bersalah melakukan tindak pidana primer dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa Perbuatan terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram.

Perbuatan pasutri ini berakhir usai polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu mencapai 3 ons, 2 alat timbangan dan uang tunai sebesar Rp 38 juta di kediamannya Jalan Masjid No. 14 Kelurahan Tegal Sari I Kecamatan Medan Denai Kota Medan pada Senin (3/9/2018) sore.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved