Liga Italia

Gaji Aaron Ramsey Tertinggi Kedua setelah Ronaldo, Ini Alasan Juventus Berikan Gaji Besar!

Gaji yang berarti 24 juta euro setahun itu akan membuat Aaron Ramsey menjadi pemain bergaji tertinggi kedua di Juventus.

Gaji Aaron Ramsey Tertinggi Kedua setelah Ronaldo, Ini Alasan Juventus Berikan Gaji Besar!
ist
Gelandang Arsenal yang segera pindah ke Juventus, Aaron Ramsey. 

TRIBUN-MEDAN.com-Juventus resmi merekrut Aaron Ramsey untuk musim 2019-2020 setelah kontrak gelandang timnas Wales itu bersama Arsenal habis pada akhir musim ini.

Media-media top semodel BBC atau Sky Sports kompak menyebut Aaron Ramsey akan dibayar 455.000 euro atau setara Rp 7,2 miliar per pekan di Juventus.

Walaupun media Italia menyebut angka tersebut baru pendapatan kotor, tetap saja penghasilan Ramsey terbilang wah.

Kalau diakumulasikan, gaji Ramsey sebelum pajak dalam setahun adalah 20,8 juta pounds atau sekitar Rp377 miliar.

Bisa dibilang dengan pendapatan sebesar gaji Aaron Ramsey itu, kita mungkin membeli satu unit Vespa Primavera setiap jam!

Gaji yang berarti 24 juta euro setahun itu akan membuat Aaron Ramsey menjadi pemain bergaji tertinggi kedua di Juventus, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (31 juta euro per tahun).

Kepada Gazzetta, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, mengungkapkan alasan mengapa klubnya mau merekrut Ramsey dan menggajinya sangat mahal.

"Kami merekrutnya karena dia adalah pemain yang berbeda dari yang sudah kami miliki. Dia adalah pemain yang belum eksis di skuad kami," ujarnya.

"Ramsey memiliki teknik lebih tinggi daripada pada mezzala kami. Bahkan jika dia banyak berlari, Ramsey lebih bersih dalam fase defensif dan lebih sedikit taktikal. Dia orang yang bisa menentukan dalam langkah terakhir pergerakan menyerang tim, punya naluri gol."

"Dalam pendapat saya, Ramsey adalah pemain yang belum menemukan posisinya karena dia belum pernah bermain sebagai mezzala dalam pola tiga gelandang. Posisi ini sangat mungkin menjadi tempat idealnya karena dia bisa masuk dari belakang. Bisa juga Ramsey bermain dinamis, seperti Simone Perrotta di AS Roma misalnya," ujar Paratici. 

Posisi bermain mezzala berbeda dari mediano (gelandang bertahan) atau centrocampista (gelandang tengah), namun mendekati gelandang serang. Peran mezzala seperti halnya bunglon: samar-samar dalam sebuah pertandingan, karena posisi bermainnya ada di antara lini tengah dan depan, dan biasa beroperasi sebagai half-winger. (Dwi Widijatmiko)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved