DLH Binjai Belum Sebarkan Tong dan Gerobak Sampah, Begini Respons BUMD Pemberi CSR

menyanyangkan program positif yang mereka lakukan tidak langsung dimanfaatkan secepatnya dengan baik.

DLH Binjai Belum Sebarkan Tong dan Gerobak Sampah, Begini Respons BUMD Pemberi CSR
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Puluhan tong dan gerobak sampah CSR dari BUMD Tahun 2018 masih tersusun rapi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Kamis (14/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Puluhan bank sampah dan beberapa gerobak sampah CSR dari BUMD Sumut Tahun 2018 masih jadi pajangan di parkiran Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (14/2/2019).

Bank sampah cuma disusun rapi dan bertingkat, tidak disebarkan ke titik-titik yang diperlukan masyarakat.

Abdul Hamid sebagai Pimpinan Unit CSR BUMD yang memberikan bantuan tersebut, menyanyangkan program positif yang mereka lakukan tidak langsung dimanfaatkan secepatnya dengan baik. 

"Kalau sudah diverifikasi disana, dimohonkan ke kami, dari pusat disetujui, direaliasi ke Cabang Binjai. Kita cerita alurnya. Setelah itu merealisasikan kepada panitia programnya, itu lah Dinas Lingkungan Hidup Binjai," jelas Abdul Hamid.

Abdul Hamid menyatakan bahwa proses CSR ini juga karena diajukan permohonan lewat proposal dari DLH Pemko Binjai. Di dalam proposal tertera rencana anggaran, alokasi hingga rincian titik-titik mana tong sampah akan diletakkan.

"Mereka membelikan tong sampah itu untuk digunakan, disebar tong sampah ke tempat-tempat yang disetujui. Jadi mereka mohon pakai proposal, artinya dengan rencana berapa anggaran, alokasi jumlahnya, dan titiknya dimana saja dibuat," beber Abdul Hamid.

"Kenapa masih disitu? Perlu kita pertanyakan, apa kendalanya? Kan sudah dibeli, tugas mereka lah menempatkan kemana sesuai yang diajukan itu, Pemko mengajukan, dan menentukan tempatnya. Kita juga survey tempatnya, kita khawatir malah gak disebar," tukasnya lagi.

"Andai mereka berdalih masalah anggaran, gak mungkin? Itu juga sudah disanggupi pas dalam pengajuan," imbuhnya.

"Jadi kami butuh juga pengawasan dari orang abang, kek begini lah, itu cemeti buat mereka. Kita sudah kerjai porsi kita. Mereka harus diawasi. Masyarakat harus awasi. Itu misal ada masyarakat yang komplain atau tidak ada sampah di tempatnya, ini berarti program gak jalan kan dan sesuai," pungkasnya.

Sebelumnya, amatan tribun-medan.com, puluhan bank sampah dilengkapi dengan kran dan lubang-lubang pengelolaan sampah, dan gerobak sampah dilengkapi sepeda dayung masih tersusun rapi di parkiran Kantor DLH Binjai.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved