Suami Didakwa Hukuman Mati di Malaysia, Istri Jonathan: Anak Saya Belum Pernah Ketemu Ayahnya

Asnawati mengharapkan suaminya Jonathan Sihotang dapat terlepas dari hukuman gantung di Malaysia.

Suami Didakwa Hukuman Mati di Malaysia, Istri Jonathan: Anak Saya Belum Pernah Ketemu Ayahnya
TRIBUN MEDAN/Kolase
Surat istri Jonatan Sihotang kepada Presiden Jokowi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Asnawati mengharapkan suaminya Jonathan Sihotang dapat terlepas dari hukuman gantung di Malaysia

Pasalnya, suaminya yang sudah merantau selama lima tahun di Malaysia, belum bertemu dengan anak bungsunya yang masih berusia satu tahun. 

Asnawati menceritakan saat melahirkan pada 2017 di Kota Pematangsiantar, Jonathan tidak diberikan izin pulang ke Indonesia.

"Anak saya yang paling kecil belum pernah bertemu dengan ayahnya. Karena ketika saya hamil 8 bulan saya pulang ke Indonesia cuti melahirkan. Tetapi, suami saya tidak bisa pulang. Anak saya belum mengenal bapaknya," ujarnya via seluler Kamis (14/2/2019).

Asnawati mengungkapkan telah memiliki dua anak, usia pertama berusia 8 tahun dan anak terakhir usia 1 tahun. 

Dua anaknya tinggal bersama orang tua Jonathan di Kota Pematangsiantar. 

Baca: Jonathan Sihotang, TKI Asal Siantar Terancam Hukuman Mati Dituduh Bunuh Majikan di Malaysia

Jonathan Sihotang TKI asal Siantar terancam hukuman mati di Malaysia
Jonathan Sihotang TKI asal Siantar terancam hukuman mati di Malaysia (Isitmewa)

Sebelum menikah Asnawati dan Jonathan sudah bertemu di Malaysia. Asnawati telah bekerja selama tujuh tahun di Malaysia dan suaminya telah berjalan lima tahun.

"Sebelum menikah saya sudah bertemu dengan suami saya di Malaysia. Kami merantau ke Malaysia, karena kondisi keuangan kami tidak bagus,"ujarnya seraya mengatakan sedang berada di Binjai karena ayahnya meninggal dunia.

Seperti diketahui, Asnawati sudah meminta pertolongan kepada Joko Widodo melalui secarik kertas lewat media sosial. 

Asnawati juga meminta bantuan hukum kepada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Halaman
1234
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved