Prospek Budidaya Ayam Kalkun Berawal dari Hobi Ayam Hias, Miliki Harga Jual Tinggi

Budidaya ayam kalkun merupakan salah satu peluang usaha yang menggiurkan, pasalnya permintaan ayam kalkun ini terus meningkat

Prospek Budidaya Ayam Kalkun Berawal dari Hobi Ayam Hias, Miliki Harga Jual Tinggi
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Latif Fahri memegang ayam kalkun di Jalan Sederhana Ujung Gang Bakung 22 Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Bisnis ayam kalkun ini masih besar peluangnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Budidaya ayam kalkun merupakan salah satu peluang usaha yang menggiurkan, pasalnya permintaan ayam kalkun ini terus meningkat. 

Selain itu, membudidayakan ayam kalkun juga sangat mudah karena ayam kalkun dapat beradaptasi dengan mudah di lingkungan barunya.

Ayam kalkun memiliki harga jual yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan unggas yang lain pada umumnya. 

Tak hanya itu saja, daging ayam kalkun yang diperoleh pun lebih besar dibandingkan dengan unggas yang lainnya.

"Peluang bisnis ayam kalkun sangat besar karena budidaya ayam kalkun ini masih jarang ditemukan. Kalau di Medan, budidaya ayam kalkun ini juga masih sangat langka makanya prospeknya sangat besar," ujar Peternak Ayam Kalkun, Latif Fahri di Jalan Sederhana Ujung Gang Bakung 22 Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (18/2/2019).

Sebelum terjun di bisnis ayam kalkun, Latif juga merupakan peternak ayam hias. 

"Jadi awalnya cuma hobi memelihara ayam hias, kemudian berternak tapi karena peminat ayam hias ini kurang jadi saya beralih berternak ayam kalkun, kompetitornya juga masih jarang," ucapnya.

Latif mengatakan budidaya ternak ayam kalkun ini sudah ia kerjakan sejak Tahun 2013. Ia bahkan sempat menyuplai daging kalkun untuk hotel bintang lima di Kota Medan.

"Dulu modal usaha saya ini lebih kurang Rp 3,5 juta, dan uang itu saya gunakan untuk membeli indukan kalkun sebanyak tujuh ekor dan jantannya satu ekor," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, kini Latif sudah memiliki lebih kurang 40 ekor ayam kalkun dan indukan ayam kalkun ini sudah bisa produksi telur setiap harinya. 

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved