BPK Sumut Minta Kontraktor Pembangunan Pasar Kampung Lalang di Blacklist karena Lakukan Hal Ini

Kontraktor tidak pernah menyerahkan data laporan harian, mingguan, bulanan serta back up data pengerjaan. Bagaimana menyakini proyek ini benar

BPK Sumut Minta Kontraktor Pembangunan Pasar Kampung Lalang di Blacklist karena Lakukan Hal Ini
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara, Ambar Wahyuni. 

TRIBUN-MEDAN.com- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara mengatakan banyak permasalahan dalam pembangunan Pasar Kampung Lalang. Di antaranya kontraktor yang tidak pernah menyerahkan data laporan.

“Kontraktor tidak pernah menyerahkan data laporan harian, mingguan, bulanan serta back up data pengerjaan. Bagaimana menyakini proyek ini benar, jika kontraktor tidak membuat laporan," ucap Ketua BPK Perwakilan Sumut Kepala Perwakilan Ambar Wahyuni, Selasa (19/2/2019).

Ambar mengatakan, persoalan Pasar Kampung Lalang paling rumit. Sejak kontrak di tahun 2016, kontrak tidak pernah diperbaiki.

"Saya sarankan diblacklist saja,” kata  Ambar.

Sementara itu terkait temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Ambar menegaskan jika LHP BPK sudah final dan mengikat.

"Temuan BPK dalam LHP itu terjadi pada adendum ke 3 dan 4 dimana adendum itu tidak memiliki alasan. Jadi untuk denda sebesar Rp 3,1 Miliar sudah final,"  jelasnya.

Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso Diperiksa Penyidik Ditkrimsus Polda Sumut 9 Jam

Bukan untuk Pamer, Ternyata Ini Motivasi Hotman Paris Selalu Berpenampilan Mewah

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo H.K Panjaitan meminta Pasar Kampung Lalang yang secara fisik pembangunannya sudah selesai diharapkan bisa dimanfaatkan dengan menggunakan Provisional Hand Over.

Terbang Kemana Aja Mulai 25 Februari Hingga 31 Juli 2019, AirAsia Buka Promo Diskon 20 Persen

Tak Disiarkan TV: Saling Ejek Pendukung Capres 01 dan 02 saat Jeda Debat Pilpres Jilid II

“Kita sudah berjanji dengan pedagang agar pasar itu bisa digunakan akhir Februari ini. Karena persoalan ini hampir tiga tahun tidak tuntas, sehingga kami selalu ditagih pedagang. Bagaimanapun ini menyangkut perut dan kehidupan pedagang, sehingga kami terus berjuang," ucap Boydo.

Boydo menambahkan, Komisi C mengharapkan kontraktor bisa membantu proses PHO secepatnya. Ia mengatakan, selama pihaknya juga merasa dilecehkan oleh kontraktor karena selalu mengutus perwakilan, sehingga sulit mengetahui persoalan yang sebenarnya.

Nagita Slavina Menangis Dengar Amy Qanita Ceritakan Perjuangan Lahirkan Raffi Ahmad

PT Pesta Bola Indonesia Kini Hadir di Kota Medan, Tawarkan Saluran Total Sport Blast

Sukses Gelar Asian Games 2018, Indonesia Incar Tuan Rumah Olimpiade 2032 Hadapi India - Duo Korea

"Berulang kali persoalan ini kami terima termasuk dari pihak kontraktor yang mengadu untuk penurunan denda, tapi pimpinan perusahaan tidak pernah hadir selalu saja perwakilan yang hadir. Kami merasa sangat diremehkan dan dilecehkan," kata Boydo.

Namun begitu untuk proses PHO tampaknya tak akan berjalan mulus.

Jenguk Ani Yudhoyono ke Singapura Ketua Demokrat Sumut Sebut Kondisi Mantan Ibu Negara Membaik

Perwira Militer Ini Palsukan Uang Untuk Membiayai Pernikahannya, Skenario Buruknya Dibongkar Polisi

Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Benny Iskandar menyampaikan ada sejumlah kendala dalam proses penilaian fisik Pasar Kampung Lalang, sehingga tim penilai tidak bisa memberikan penilaian terhadap sejumlah asset di Pasar Kampung Lalang.

Kota Kecil di Australia Dijual dengan Harga Rp 692 Juta, 300 Kilometer Sebelah Barat Laut Melbourne

“Ada masalah dalam proses mem-PHO kan di mana kami mengalami kendala dalam menilai sejumlah item di sana. Kami sudah datangkan tim tenaga ahli, tapi kesulitan juga karena tidak ada data-datanya contohnya sumur dimana. Jadi kami menunggu sampai batas akhir Februari 2018 jika tidak putus kontrak,” katanya.

(Cr5/tribun-medan.com) 

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved