Bukti Baru Pengaturan Skor, Joko Driyono (Ketum PSSI) Akui Suruh Anak Buah Amankan Laptop & Dokumen

Pemeriksaan PSSI Joko Driyono alias Jokdri menguak fakta baru kasus pengaturan skor, yan disidik kepolisian.

Bukti Baru Pengaturan Skor, Joko Driyono (Ketum PSSI) Akui Suruh Anak Buah Amankan Laptop & Dokumen
Super Ball/Super Ball/Feri Setiawan
Bukti Baru Pengaturan Skor, Joko Driyono (Ketum PSSI) Akui Suruh Anak Buah Amankan Laptop & Dokumen 

Bukti Baru Pengaturan Skor, Joko Driyono (Ketum PSSI) Akui Suruh Anak Buah Amankan Laptop & Dokumen

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemeriksaan PSSI Joko Driyono alias Jokdri menguak fakta baru kasus pengaturan skor.

Dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus pencurian dan barang bukti skandal pengaturan skor, PLT Ketum PSSI Joko Driyono alias Jokdri mengakui bahwa ia memang menyuruh tiga staf atau anak buahnya untuk mengamankan laptop dan dokumen dari Kantor Komdis PSSI (bekas kantor PT Liga Indonesia) di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Padahal kantor itu sudah dipasang police line atau dalam penguasaan Satgas Antimafia Bola.

"Saat ditanyakan seputar menyuruh orang lain mengamankan laptop dan dokumen lain di kantor yang di police line, jadi yang bersangkutan menjawab. Alasannya memang ia menyuruh orang tersebut untuk mengamankan barang tersebut," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/2/2019).

Baca: Kabur ke Luar Negeri, KPK Menguak Rekaman Penyadapan Mantan Petinggi Lippo Group Eddy Sindoro

Baca: Kisah Pilu Pengantin, Tinggal Akad Nikah Calon Suami Meninggal Kecelakaan, Kabarnya Viral di Medsos

Menurut Kombes Argo Yuwono dalam pemeriksaan, setelah pertanyaan yang ke 17, Jokdri minta ditutup dan menunda menjawab pertanyaan selanjutnya.

"Karena yang bersangkutan menginginkan untuk ditutup terlebih dahulu di pertanyaan ke 17, kemudian akan dilanjutkan pemeriksaannya pada Kamis 21 Februari, jam 10 di Polda Metro Jaya," kata Kombes Argo Yuwono.

"Di dalam rencana penyidikan, ada 32 pertanyaan yang diagendakan dan disiapkan penyidik. Namun setelah berjalannya waktu, penyidikan baru sampai pertanyaan ke 17, ditutup, karena permintaan Pak Jokdri," tambah Kombes Argo Yuwono.

Jokdri datang memenuhi panggilan untuk diperiksa Satgas Antimafia Bola ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019) sekira pukul 09.50.

Ia diperiksa sebagai tersangka kasus pencurian dan perusakan barang bukti skandal pengaturan skor bola Liga Indonesia.

Joko Driyono
Joko Driyono ()
Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved